Cara Aman Menggunakan Aplikasi AI, Kebiasaan Sederhana yang Bisa Melindungi Data Pribadi Anda
Jumat, 31 Juli 2026 - 17:32 WIB
VIVA – Aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) kini semakin sering digunakan untuk membantu pekerjaan, belajar, membuat gambar, hingga menyusun dokumen. Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul satu pertanyaan penting: seberapa aman data pribadi yang kita masukkan ke dalam aplikasi AI?
Baca Juga
Organisasi seperti National Institute of Standards and Technology (NIST) menegaskan bahwa privasi merupakan salah satu pilar utama dalam pengembangan AI yang tepercaya. Sementara itu, perusahaan teknologi besar juga mulai menghadirkan berbagai kontrol privasi agar pengguna dapat mengelola data mereka dengan lebih baik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski demikian, perlindungan data tidak hanya bergantung pada penyedia layanan. Kebiasaan pengguna juga memegang peran besar dalam menjaga keamanan informasi pribadi. Berikut VIVA telah merangkumnya Jum'at, 31 Juli 2026.
Baca Juga
1. Jangan Pernah Membagikan Data Sensitif
Kesalahan yang masih sering dilakukan pengguna adalah memasukkan informasi yang bersifat rahasia ke dalam chatbot AI.
Baca Juga
Data seperti nomor kartu identitas, informasi rekening bank, kata sandi, nomor kartu kredit, dokumen perusahaan, hingga rekam medis sebaiknya tidak dimasukkan ke layanan AI publik, kecuali benar-benar diperlukan dan Anda memahami bagaimana data tersebut akan diproses.
Microsoft juga menyarankan organisasi untuk melindungi data sensitif dalam prompt AI guna mengurangi risiko kebocoran informasi.
2. Luangkan Waktu Membaca Kebijakan Privasi
Banyak orang langsung menggunakan aplikasi AI tanpa mengetahui bagaimana data mereka diperlakukan.
Sebelum membuat akun, periksa apakah layanan tersebut menjelaskan:
- Apakah percakapan disimpan?
- Apakah data digunakan untuk melatih model AI?
- Berapa lama data disimpan?
- Apakah pengguna dapat menghapus riwayat percakapan?
Transparansi mengenai hal tersebut menjadi salah satu indikator penting layanan AI yang bertanggung jawab.
3. Manfaatkan Pengaturan Privasi
Sebagian besar layanan AI modern menyediakan pengaturan yang memungkinkan pengguna mengelola data mereka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Misalnya, beberapa platform memungkinkan pengguna menonaktifkan penggunaan percakapan untuk pelatihan model, menghapus riwayat chat, atau menggunakan sesi percakapan sementara yang tidak tersimpan dalam riwayat akun.
OpenAI, misalnya, menyediakan kontrol agar pengguna dapat menentukan bagaimana data mereka digunakan dan memberikan opsi untuk menghapus percakapan maupun mengelola preferensi privasi.
Halaman Selanjutnya
4. Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Aktifkan Verifikasi Dua Langkah