Dampak Blue Light terhadap Kesehatan Kulit
Raihannisa Fitriah | Beautynesia
Senin, 21 Sep 2026 07:00 WIB
Ilustrasi perempuan membuka gawai terlalu sering/ Foto: Magnific
Munculnya beberapa produk sunscreen yang mulai menawarkan fungsinya untuk melindungi kulit dari paparan sinar cahaya biru mungkin membuat kamu bertanya-tanya. Seberapa membahayakan blue light bagi kesehatan kulit?
Umumnya, blue light dipancarkan televisi, laptop, dan gawai. Paparan gelombang cahaya biru dengan intensitas yang terlalu berlebihan akan menyebabkan kerusakan pada kulit. Sehingga muncul beberapa permasalahan kulit seperti penuaan dini, hiperpigmentasi, dan lainnya.
Sejumlah orang memang lebih fokus melindungi kulit dari paparan sinar UV. Tapi, ternyata paparan sinar cahaya biru juga bisa merusak kesehatan kulit. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui dampak buruk paparan blue light untuk melindungi kulit secara jangka panjang.
Dapat meningkatkan hiperpigmentasi

Ilustrasi kulit perempuan terkena hiperpigmentasi akibat terkena blue light terlalu sering/ Foto: Magnific
Paparan sinar biru secara berlebihan mampu meningkatkan hiperpigmentasi. Dilansir dari Web MD, sebuah studi mengaitkan paparan blue light dengan peningkatan pembengkakan, kemerahan, dan perubahan pigmen khususnya pada orang berkulit gelap.
Tanda hiperpigmentasi terlihat munculnya bintik-bintik hitam pada kulit. Akhirnya, kondisi tersebut memperlihatkan warna kulit yang tidak merata.
Membuat kulit kusam

Ilustrasi kulit perempuan kusam karena terlalu sering terpapar blue light/ Foto: Magnific/ Stockking
Beauties, kalau kamu menganggap faktor penyebab kulit kusam hanya dikarenakan polusi udara, justru paparan sinar cahaya biru melalui gawai ataupun komputer secara berlebihan bisa membuat kulit kusam. Hal ini disebabkan blue light yang memicu stres oksidatif dan radikal bebas pada kulit. Akhirnya, proses regenerasi kulit akan terganggu serta kulit terlihat kusam.
Munculnya penuaan dini

Ilustrasi kulit perempuan mengalami penuaan dini akibat terpapar blue light terlalu sering/ Foto: Magnific
Dilansir dari The Derma House, tanda paling umum sejumlah orang terkena paparan blue light secara berlebihan dengan munculnya penuaan dini. Hal ini terlihat pada munculnya garis-garis halus, kulit kendur, dan kehilangan kekencangan kulit.
Paparan blue light yang memicu stres oksidatif ini mengakibatkan kerusakan pada kolagen dan elastin sehingga, kulit terlihat lebih kendur. Biasanya, tanda penuaan dini terlihat di bagian sekitar dahi dan bawah mata.
Bikin kulit mudah sensitif

Ilustrasi kulit perempuan terlihat sensitif karena terpapar sinar cahaya biru/ Foto: Magnific/ Andreas
Aktivitas penggunaan gawai, komputer, dan laptop terlalu lama dapat membuat kulit mudah sensitif. Lantaran, paparan cahaya biru terlalu lama dapat mengganggu fungsi pelindung kulit.
Akhirnya, kondisi tersebut membuat kulit kemerahan dan mudah sensitif, terutama bagi sejumlah orang yang mengalami penyakit eksim yang mungkin kambuh akibat paparan blue light yang berlebihan.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
- Menurut Para Ahli, Ini 5 Hal yang Membuat Kamu Tampak Lebih Tua
- Bukan Cuma Skincare, 8 Makanan Ini Bisa Bantu Kamu Tampil Awet Muda
- Mandi Pagi atau Malam, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
(naq/naq)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.