Daop 6 imbau penumpang datang awal ke Stasiun Yogyakarta-Lempuyangan
KAI Daop 6 Yogyakarta telah mengirimkan pesan imbauan melalui pesan singkat dan WhatsApp kepada calon penumpang
Yogyakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mengimbau para calon penumpang kereta api yang akan berangkat dari Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Lempuyangan untuk mengalokasikan waktu tiba lebih awal di stasiun pada Minggu (4/10).
Imbauan tersebut disampaikan guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas akibat pengalihan dan rekayasa sejumlah ruas jalan di Kota Yogyakarta selama penyelenggaraan acara lari Malioboro Run.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan ajang lari tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 04.45 hingga 12.00 WIB, yang berpotensi berdampak pada akses menuju kedua stasiun utama di Yogyakarta itu.
"KAI Daop 6 Yogyakarta telah mengirimkan pesan imbauan melalui pesan singkat dan WhatsApp kepada calon penumpang sesuai manifes untuk tanggal 4 Oktober 2026. Kami mengimbau calon penumpang agar datang lebih awal sehingga memiliki waktu yang cukup untuk proses pemeriksaan dan naik ke kereta api," ujar Feni di Yogyakarta, Sabtu.
Feni menekankan pentingnya kedatangan lebih awal mengingat seluruh perjalanan kereta api tetap diberangkatkan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang tertera pada tiket.
Selain mengimbau calon penumpang untuk memperhitungkan waktu tempuh perjalanan menuju stasiun, KAI Daop 6 juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait demi menjamin kelancaran pelayanan serta operasional kereta api selama acara berlangsung.
"KAI Daop 6 Yogyakarta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran, ketertiban, dan keselamatan selama berlangsungnya kegiatan tersebut maupun dalam aktivitas perjalanan kereta api," kata Feni.
Baca juga: Menteri PPPA minta KAI tambah permainan tradisional di Stasiun Yogya
Baca juga: Menhub pastikan kesiapan stasiun di Yogya-Solo hadapi Natal-Tahun Baru
Pewarta: Sutarmi
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.