Delegasi Nestle Asia Pasifik belajar pengelolaan sampah di Banyuwangi - ANTARA News Jawa Timur
Banyuwangi (ANTARA) - Belasan orang delegasi Nestle Asia Pasifik belajar sistem pengelolaan sampah sirkular di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang selama ini dijalankan oleh pemerintah daerah setempat.
Sustainability Delivery Manager Nestle Zone Asia Oceania and Africa, Katarzyna Grzybowska mengaku datang ke Banyuwangi bersama 16 orang perwakilan Nestle Asia Tenggara, seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia, untuk mempelajari program Banyuwangi Hijau.
"Kami ingin belajar bagaimana Banyuwangi membangun sistem pengelolaan sampah, khususnya program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular," katanya dalam keterangan tertulis diterima di Banyuwangi, Rabu.
Ia menyampaikan berkomitmen ikut bertanggung jawab mengurus sampah dari kemasan produk yang mereka jual. Oleh karenanya, mereka terus mencari best practices pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, yang nantinya bisa dijadikan cetak biru untuk dikembangkan di wilayah lain di Asia Tenggara yang menjadi pasar produk mereka.
"Kami pilih Banyuwangi, karena kami melihat sistem di sini berjalan sangat baik, mulai dari pemerintah, masyarakat hingga sektor bisnis ikut berkontribusi. Masyarakat juga dilibatkan mulai proses pengumpulan, pemilahan hingga daur ulang, sehingga mereka bisa mendapatkan nilai ekonomi dari sampah tersebut," kata Katarzyna.
Dalam kunjungannya, mereka juga mengunjungi TPS3R di Desa Balak, Kecamatan Songgon, dan melihat langsung sistem persampahan dibangun sebagai satu rantai layanan, mulai dari pengumpulan sampah dari rumah tangga, pengangkutan, pemilahan dan pengolahan di TPS/TPS3R, hingga pengelolaan residu ke TPA.
Program Pengelolaan Sampah Sirkular di Banyuwangi dimulai pada 2017 melalui Project Stop yang ditandai Pembangunan TPS3R Tembokrejo, Kecamatan Muncar, dan dilanjutkan program Banyuwangi Hijau Fase 1 dengan pembangunan TPS3R Balak di Kecamatan Songgon. Keduanya didukung Pemerintah Norwegia.
Selanjutnya, hadir program Banyuwangi Hijau Fase 2 dengan Pembangunan TPS3R Karetan di Kecamatan Purwoharjo, yang didukung Pemerintah Austria dan saat ini dalam tahap pembangunan. Lalu, program Banyuwangi Hijau Fase 3 dengan dukungan Clean Rivers UEA dengan pembangunan TPS3R Kertosari.
Program Banyuwangi Hijau juga akan mendapatkan dukungan pembangunan TPS3R Wongsorejo yang didanai oleh Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.