kingsheadwye.com

Disdik: Akses pendidikan di Kalimantan Tengah kian terbuka

Disdik: Akses pendidikan di Kalimantan Tengah kian terbuka

Senin, 14 September 2026 17:04 WIB

Image Print

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memantau pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang diberlakukan menyikapi kondisi asap akibat karhutla. Gubernur memantau melalui konferensi video di Palangka Raya belum lama ini. (ANTARA/HO-Disdik Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan kenaikan siswa jenjang SMA, SMK dan SKH sederajat menjadi salah satu cerminan kian terbukanya akses pendidikan bagi masyarakat.

"Pertumbuhan jumlah siswa merupakan bagian dari dinamika positif pembangunan pendidikan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Reza Prabowo di Palangka Raya, Senin.

Peningkatan jumlah siswa di Kalteng tersebut mengacu pada data terbaru Dapodik Mendikdasmen pada situs web https://dapo.kemendikdasmen.go.id.

Data terbaru menunjukkan jumlah siswa kini telah mencapai 101.053 orang, meningkat sekitar 4.470 orang atau 4,63 persen dibanding sebelumnya pada 2024 sebanyak 96.583 orang.

‎Reza menjelaskan peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator akses layanan pendidikan di Kalteng yang artinya semakin terbuka dan banyak anak yang dapat mengenyam pendidikan menengah.

‎Reza menyebut Gubernur Kalteng Agustiar Sabran terus berupaya memastikan agar tidak ada anak di provinsi setempat yang kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, termasuk melalui berbagai program dan dukungan layanan pendidikan yang diberikan kepada masyarakat.

Di sisi lain, pihaknya juga terus berupaya melengkapi sarpras pendidikan secara merata sesuai kebutuhan, tak hanya di wilayah perkotaan namun juga perdesaan ataupun pelosok.

"Pemerintah tidak hanya berupaya menghadirkan kesempatan bersekolah, tetapi juga memperkuat sarana prasarana, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas guru, serta berbagai program strategis agar siswa memperoleh pengalaman belajar lebih baik," terangnya.

Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.