kingsheadwye.com

Diskopukmdag Aceh Besar minta pedagang pastikan timbangan tepat ukuran - ANTARA News Aceh

Banda Aceh (ANTARA) - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) Aceh Besar meminta pedagang di daerah itu untuk memastikan timbangan yang digunakan benar-benar tepat ukuran dan takaran agar tidak merugikan konsumen.

“Penggunaan alat ukur yang tepat merupakan bagian terpenting yang perlu dilakukan oleh setiap pedagang. Alat ukur menentukan jumlah satuan barang yang dibeli. Jika ukuran tidak tepat pasti konsumen akan dirugikan,” kata Kepala Diskopukmdag Aceh BesarSulaimi di Lambaro, Jumat.

Ia menjelaskan kejujuran dalam penggunaan alat timbangan oleh kalangan usaha tersebut bukan saja dipertanggungjawabkan kepada konsumen semata, tapi juga akan menjadi pertanggungjawaban di akhirat kelak.

Karena itu, ia mengajak para pedagang agar dapat menguji ulang alat timbangan ke Diskopukmdag agar instrumen alat ukur yang digunakan benar-benar presisi dan tidak merugikan masyarakat yang membeli.

Pihaknya juga siap memberikan layanan pengukuran ulang alat timbangan milik pedagang sehingga alat ukur yang digunakan oleh penjual yang ada dalam wilayah Aceh Besar benar-benar sesuai dengan ukuran dan takaran.

“Kami mengajak seluruh pedagang untuk dapat menguji ulang alat ukurannya dengan mendatangi Diskopukmdag. Kami memiliki alat dan juga sumber daya manusia untuk uji ulang alat ukur yang digunakan para pedagang,” katanya.

Pihaknya juga akan melakukan sidak langsung ke lapangan nantinya, guna memastikan seluruh alat ukur yang digunakan oleh pedagang baik di Pasar Induk Lambaro dan pasar tradisional serta tempat usaha lainnya benar-benar tepat dan sesuai.

“Kami bertekad untuk memberikan perlindungan kepada konsumen agar mereka membeli setiap kebutuhan sesuai dengan takaran dan ukuran yang tepat,” katanya.

Baca juga: Polisi bekuk tersangka pengurang timbangan minyak goreng

Pewarta: M Ifdhal
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.