kingsheadwye.com

Ditjenpas Lampung tingkatkan kompetensi komunikasi petugas lewat public speaking

Ditjenpas Lampung tingkatkan kompetensi komunikasi petugas lewat public speaking

Senin, 20 Juli 2026 17:28 WIB

Image Print

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Lampung Maulidi Hilal. Bandarlampung, Senin (20/7/2026) (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)

Bandarlampung (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Lampung menyelenggarakan pelatihan kemampuan berkomunikasi di depan umum atau public speaking guna meningkatkan kompetensi pegawai pemasyarakatan di wilayahnya.

"Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen instansi untuk terus mengasah kompetensi dan kapasitas aparat di lapangan," kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Lampung Maulidi Hilal di Bandarlampung, Senin.

Dia menjelaskan tantangan di jajaran pemasyarakatan saat ini semakin kompleks. Tugas petugas di lapangan tidak lagi hanya berputar pada isu pengamanan konvensional, penanganan narkoba, antisipasi pelarian, atau pembinaan warga binaan yang sedang menjalani hukuman saja.

Menurutnya, di era modern, penguasaan ilmu komunikasi dan teknologi harus menjadi satu kesatuan yang utuh.

"Bagaimana kita bisa meningkatkan pelayanan publik dan melakukan pembinaan ke depan yang lebih baik kalau kita tidak punya ilmunya, kalau kita tidak punya kompetensinya. Kegiatan public speaking ini, yang besok akan dilanjutkan dengan pelatihan copywriting untuk kawan-kawan humas, adalah dalam rangka mengasah kompetensi kawan-kawan di lapangan agar tidak ketinggalan dengan perkembangan lingkungan strategis," ujar Hilal.

Pelatihan ini dihadiri langsung oleh para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) seperti Kepala Lapas (Kalapas), Kepala Rutan (Karutan), Kepala Bapas (Kabapas), hingga jajaran middle manager.

Dia menjelaskan, keterlibatan middle manager ini sangat krusial agar mereka siap mendampingi atau menjadi back-up untuk berkomunikasi dengan tamu maupun pemangku kepentingan (stakeholder) jika kepala satker sedang berhalangan hadir.

Saat ditanya mengenai indikator keberhasilan dari pelatihan ini, Maulidi Hilal menekankan pentingnya kelancaran komunikasi saat berhadapan dengan media maupun saat rapat bersama instansi lain.

"Saya harapkan tidak ada lagi kecanggungan, ketakutan, atau rasa malas. Seringkali muncul rasa enggan atau 'ewuh pakewuh' sehingga petugas menghindari berinteraksi. Akibatnya, pihak luar atau media mencari narasumber lain yang belum tentu kompeten atau benar di bidangnya, sehingga informasinya bisa melebar ke mana-mana," tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa sebagai bagian dari aparat penegak hukum, petugas pemasyarakatan tidak boleh menghindar dari pertanyaan-pertanyaan kritis, termasuk dari para jurnalis. Menghadapi dinamika di lapangan dan pertanyaan yang di luar prediksi harus disikapi dengan bijak dan mental yang kuat, demi menjaga hubungan baik dengan semua pihak.

Pelatihan public speaking ini menjadi pembuka dari rangkaian program peningkatan kapasitas yang direncanakan oleh Kanwil Ditjenpas Lampung. Ke depan, pihak Kanwil berkomitmen untuk terus memperbarui kompetensi para petugas melalui berbagai pelatihan lanjutan di bidang lainnya agar seluruh jajaran dapat terus adaptif mengikuti perkembangan zaman.

Pewarta : Ardiansyah
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.