DVI Polda Sulsel berhasil identifikasi dua korban KLM Nurul Salsa
Makassar (ANTARA) - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa yang keduanya adalah berjenis kelamin perempuan.
Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr Muhammad Haris didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto bersama Tim DVI Pusdokkes Polri dan Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Sulsel di Makassar, Kamis, mengatakan, kedua korban teridentifikasi setelah pencocokan data dan lainnya.
"Dua korban KLM Nurul Salsa yang teridentifikasi berjenis kelamin perempuan, yakni Hasriati (44) warga Dusun Garassi, Kelurahan Bontobaru, Kecamatan Pasimasunggu Timur, dan Bau Intang (52) warga Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar," ujarnya.
Kombes Haris menjelaskan, Hasriati diidentifikasi melalui pencocokan data gigi, data medis, dan properti. Sementara Bau Intang teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan data medis.
Setelah proses identifikasi selesai, kedua jenazah diserahkan kepada Polres Kepulauan Selayar untuk diteruskan kepada keluarga masing-masing.
Baca juga: SAR gabungan sisir Pulau Sabalana cari 16 korban KM Nurul Salsa
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto menyampaikan, dari total 76 penumpang KLM Nurul Salsa, sebelumnya telah ditemukan 59 orang yang terdiri atas 58 korban selamat dan satu korban meninggal dunia di atas kapal.
Pada perkembangan terbaru, tim SAR gabungan juga menemukan satu jenazah berjenis kelamin laki-laki di wilayah Pulau Matalaang yang masih menjalani proses identifikasi.
Dengan perkembangan tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian kini tersisa 14 orang.
Sementara itu, Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel telah menerima laporan ante mortem sebanyak 16 korban dari total 17 korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Di sisi lain, penyelidikan juga terus berjalan dengan jumlah saksi yang telah diperiksa bertambah dari 21 menjadi 23 orang.
Polda Sulsel menyatakan perkembangan penanganan korban maupun proses hukum akan terus disampaikan kepada masyarakat secara berkala.
Baca juga: Korban KM Nurul Salsa diberikan trauma healing di RS Selayar
Baca juga: Polisi periksa 21 saksi kasus tenggelamnya KM Nurul Salsa
Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.