Ederson Batal, Manchester United Intip Pemain Atalanta Lain
Liputan6.com, Jakarta - Manchester United dilaporkan menunjukkan ketertarikan serius terhadap bek muda Atalanta, Giorgio Scalvini, dan telah melakukan pemantauan intensif terhadap pemain berusia 22 tahun ini. Ketertarikan ini disebut-sebut asli, meskipun saat ini masih dalam tahap penjajakan awal untuk potensi kepindahan ke Old Trafford.
Scalvini dikenal sebagai pemain bertahan serbaguna yang memiliki kemampuan teknis mumpuni, memungkinkannya beroperasi di berbagai formasi lini belakang, bahkan sebagai gelandang bertahan. Dengan kontrak yang tersisa kurang dari 24 bulan bersama Atalanta, klub Italia tersebut dikabarkan mematok harga tinggi untuk melepas aset berharganya.
Selain Manchester United, beberapa klub top Eropa lainnya juga turut memantau situasi Scalvini, menandakan adanya persaingan ketat untuk mendapatkan tanda tangannya di bursa transfer mendatang.
MU sendiri sempat membatalkan pembelian pemain Atalanta di awal bursa transfer musim panas 2026. Setan Merah kemudian membatalkan transfer gelandang Ederson karena masalah kesehatan.
Profil Bek Serbaguna dan Valuasi Pasar
Giorgio Scalvini, bek asal Italia yang kini berusia 22 tahun, memiliki postur menjulang 193 cm. Keunggulannya terletak pada bakat teknis dan fleksibilitas posisi, memungkinkannya bermain di formasi tiga atau empat bek, serta efektif sebagai gelandang bertahan. Musim Serie A sebelumnya, Scalvini mencatatkan 24 penampilan, dengan kontribusi tiga gol dan satu assist. Ia adalah pemain bertahan berkaki kanan yang telah menarik perhatian banyak klub besar.
Dengan sisa kontrak kurang dari dua tahun, Atalanta diperkirakan menginginkan setidaknya £42 juta untuk Scalvini. Beberapa laporan lain bahkan menyebutkan bahwa tawaran di atas £50 juta, atau sekitar €58 juta hingga $67.5 juta, baru akan dipertimbangkan oleh klub.
Dilema Manchester United di Bursa Transfer
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4162617/original/013912000_1663539667-AP22261600745318.jpg)
Perbesar
Jendela transfer musim panas Manchester United terbilang cukup tenang, dengan fokus utama pada perekrutan gelandang ketiga dan bek sayap. Namun, kemajuan dalam mengejar target seperti Aurelien Tchouameni dan Lewis Hall masih minim.
Manajer Michael Carrick juga membutuhkan bek tengah baru, mengingat riwayat cedera Lisandro Martinez dan Matthijs de Ligt yang mengkhawatirkan.
INEOS, sebagai pemilik Manchester United, melihat Scalvini sebagai pemain "serba bisa" yang berpotensi menjawab beberapa kebutuhan tim. Meskipun demikian, staf United masih mempertimbangkan alokasi sumber daya, dan belum ada kepastian mengenai kedatangan pemain lain di lini tengah.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Klub berjuluk Setan Merah ini telah memprioritaskan lini tengah musim panas ini dengan merekrut Andrey Santos dan Youri Tielemans, sehingga tidak lagi bertekad untuk mendapatkan gelandang ketiga. Dana yang tersisa kini dapat dialokasikan untuk memperkuat lini pertahanan, khususnya posisi bek kiri dan bek tengah. Namun, ada kekhawatiran serius mengenai riwayat cedera Scalvini. Pemain berusia 22 tahun ini melewatkan 40 pertandingan pada musim 2023/24 karena berbagai cedera, absen 26 pertandingan pada musim 2024/25, dan 14 pertandingan musim lalu akibat empat masalah terpisah. Beberapa pihak menyarankan agar United menghindari Scalvini karena masalah cedera dan fakta bahwa ia adalah bek berkaki kanan, padahal United mungkin lebih membutuhkan opsi bek berkaki kiri. Anggaran transfer United kemungkinan besar akan dialokasikan untuk posisi gelandang serang, namun kesepakatan Scalvini dapat dibiayai dengan menjual pemain yang tidak masuk dalam rencana tim.