Federer terima cincin Hall of Fame di US Open - ANTARA News Gorontalo
Jakarta (ANTARA) - Legenda tenis Swiss Roger Federer menerima cincin International Tennis Hall of Fame di Arthur Ashe Stadium, New York, Selasa WIB, hanya dua hari setelah resmi diabadikan ke dalam Hall of Fame di Newport.
Federer menerima cincin tersebut dari Kim Clijsters, Wakil Presiden International Tennis Hall of Fame sekaligus anggota Hall of Fame sejak 2017. Seremoni itu berlangsung di tengah gelaran US Open 2026.
"Betapa menyenangkannya bisa kembali ke New York," kata Federer dikutip dari ATP.
Setelah menerima cincin, Federer mengenakannya kemudian mengangkat tangan untuk memperlihatkannya kepada penonton. Ia juga mengepalkan tangan yang disambut sorakan meriah dari para penonton di Arthur Ashe Stadium.
Federer resmi masuk International Tennis Hall of Fame pada Sabtu (28/8) bersama mantan petenis Amerika Serikat sekaligus penyiar Mary Carillo. Penghargaan tersebut menambah daftar panjang pencapaian dalam kariernya.
Sepanjang karier profesionalnya, Federer meraih 103 gelar level tur, termasuk 20 gelar Grand Slam. Ia juga tercatat menghabiskan 310 pekan sebagai petenis nomor satu dunia dalam peringkat ATP.
"Saya mendapat kesempatan untuk melihat kembali semua orang luar biasa yang telah membantu saya sepanjang perjalanan, permainan yang sangat saya cintai, dan apa yang telah diberikannya kepada saya," ujar Federer.
Sebelumnya, Federer juga ambil bagian dalam pertandingan ekshibisi di US Open pada pekan lalu dengan tampil bersama sejumlah mantan petenis yang pernah menduduki peringkat satu dunia.
Ia memainkan satu set melawan Andy Roddick sebelum berpasangan dengan John McEnroe menghadapi duet Roddick dan Andre Agassi.
Kehadiran Federer di US Open kali ini menjadi momen istimewa bagi mantan petenis nomor satu dunia tersebut setelah ia terakhir kali tampil sebagai pemain pada turnamen Grand Slam lapangan keras itu pada 2019.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Federer terima cincin Hall of Fame di US Open
Pewarta: Arindra Meodia
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.