kingsheadwye.com

FIFA Batal Lepas Saham Piala Dunia, Posisi Gianni Infantino Makin Goyah

AKURAT.CO, FIFA akhirnya membatalkan rencana pelepasan saham Piala Dunia ke pihak swasta menyusul tekanan dari sejumlah konfederasi.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan bahwa penjualan saham FIFA melalui anak perusahaan yang diberinama FIFA Forward Enterprise (FFE) tersebut telah menciptakan "perpecahan".

"Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menciptakan perpecahan yang, terlepas dari tingkat dukungannya, tidak lagi sesuai dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal,” kata Gianni Infantino dalam pernyataan resminya sebagaimana dipetik dari The Guardian.

Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA) adalah pihak yang paling lantang menyuarakan penolakannya terhadap FFE. Mereka menyebut kebijakan tersebut telah "menjual jiwa sepakbola".

Sikap ini diikuti oleh kolega mereka di Amerika Utara-Tengah dan Karibia (CONCACAF) dan Asia (AFC). Konfederasi-konfederasi itu mengancam menarik diri dari acara-acara FIFA di masa depan jika FFE diberlakukan.

Hal inilah yang menjadi penekanan perpecahan yang disebut Gianni Infantino. Bahwa situasi yang dipicu FFE tersebut tak lagi sejalan dengan prinsip FIFA yang selalu bertujuan untuk menyatukan.

https://www.akurat.co/bola/878441/akui-dukung-proposal-ffe-erick-thohir-singgung-jasa-fifa-di-tragedi-kanjuruhan

"Tujuan kami selalu-dan akan selalu-untuk menyatukan dan melakukan peningkatan. Karena itu, proposal ini tidak akan diproses," kata Infantino.

"Bergerak ke depan, niat saya adalah membawa seluruh pihak berkepentingan kembali bersama di hari-hari dan pekan-pekan mendatang dengan semangat berbagi kepentingan dalam permainan (sepakbola) kita, dan dengan sasaran untuk mengembangkan sepakbola di manapun, terutama di negara-negara yang sangat membutuhkan dukungan kami."

Sebelumnya Infantino menyebut bahwa FFE adalah tawaran dan hanya bisa terjadi jika disetujui oleh mayoritas anggota FIFA secara demokratis.

Investasinya konon dipimpin oleh lembaga bernama Thrive Capital milik Joshua Kushner. Adapun Kushner merupakan saudara ipar Ivanka Trump yang merupakan putri Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Infantino menyebut bahwa pelepasan saham Piala Dunia dan turnamen-turnamen besar lainnya bisa memberikan masing-masing anggota FIFA dana senilai USD40 juta atau sekitar Rp728,23 miliar per tahun.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berada di barisan Infantino. Menurut Erick, perluasan bisnis seperti FFE lazim dilakukan di federasi-federasi nasional dan sangat membantu anggota FIFA.

Pada saat yang sama, Erick Thohir juga menyatakan dukungannya atas pertimbangan Infantino untuk memperluas partisipan Piala Dunia menjadi 64 negara.

Pembatalan ini tampaknya juga tidak membuat posisi Infantino aman. UEFA, misalnya, secara terbuka menyatakan bahwa mereka hilang kepercayaan dengan kepemimpinan Infantino karena ketidaktransparanan dalam kasus FFE.

"Tak ada pilihan yang harus diletakkan di bawah meja. Kepemimpinan FIFA saat ini tak hanya kehilangan kepercayaan UEFA tetapi juga banyak anggota lain dalam keluarga sepakbola," kata UEFA dalam pernyataannya.

Sikap UEFA ini tampaknya akan memengaruhi pemilihan Presiden FIFA periode 2027-2031 yang bakal digelar pada kongres di Maroko, Maret tahun depan.

Infantino, yang berencana kembali mencalonkan diri untuk periode keempat, kabarnya bakal ditantang oleh Presiden CONCACAF, Victor Montagliani.