Gubernur Kalteng minta 668 lulusan UMPR berkontribusi bagi masyarakat
Gubernur Kalteng minta 668 lulusan UMPR berkontribusi bagi masyarakat
Minggu, 11 Oktober 2026 12:25 WIB
Yudisium dan Wisuda Program Pascasarjana XIV, Sarjana XXXVII, dan Diploma XXVI Tahun 2026 di Palangka Raya, Minggu (11/10/2026). (ANTARA/Rendhik Andika.)
Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran meminta 668 lulusan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) mampu mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
“Lulusan harus bisa memberikan manfaat bagi orang banyak. Ilmu yang didapatkan selama kuliah harus terus dikembangkan dan menjadi bekal dalam menghadapi dinamika kehidupan bermasyarakat,” kata Agustiar di Palangka Raya, Minggu.
Pernyataan itu diungkapkan pria nomor satu di lingkup Pemprov Kalteng itu saat membekali lulusan UMPR dalam acara Yudisium dan Wisuda Program Pascasarjana XIV, Sarjana XXXVII, dan Diploma XXVI Tahun 2026 di Palangka Raya.
Pada acara itu, UMPR mewisuda 668 lulusan dari jenjang magister, sarjana, dan diploma dalam pelaksanaan wisuda selama dua hari. Pertama pada Minggu sebanyak 335 lulusan mengikuti wisuda dan pada Senin 333 lulusan lainnya mengikuti wisuda.
Dia mengatakan, UMPR secara akademik dan fasilitas terus berkembang. Terbukti dengan lebih adanya belasan ribu mahasiswa aktif yang tersebar di 40 lebih program studi dan belasan fakultas. Kondisi itu didukung adanya tiga kampus utama di Kota Palangka Raya serta kampus lain di sejumlah kabupaten di Kalteng.
Agustiar mengatakan keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan hasil perjuangan bersama, termasuk dukungan orang tua, dosen, dan seluruh sivitas akademika yang telah mendampingi proses pendidikan hingga para mahasiswa meraih gelar akademik.
Ia berpesan kepada para lulusan agar tidak cepat berpuas diri setelah menyelesaikan pendidikan, karena perjalanan untuk meraih masa depan masih panjang. Para sarjana juga diharapkan berani mencoba hal baru, menghadapi tantangan, serta menjadikan kegagalan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
"Lulusan perguruan tinggi harus mampu menjaga adab, bersikap bijaksana, dan tidak mudah tersinggung ketika berinteraksi dengan masyarakat. Selain meningkatkan kemampuan akademik, penguatan karakter menjadi bekal penting untuk menghadapi kehidupan sosial yang terus berkembang," katanya.

Sementara itu, Rektor UMPR, Assoc Prof Dr Muhamad Yusuf SSos MAP mengatakan lulusan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab intelektual untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat melalui pendekatan ilmiah dan pemikiran yang terbuka.
"Persoalan sosial harus dipandang sebagai tantangan yang perlu dipahami dan dicarikan solusi, bukan dihindari. Karena itu, lulusan UMPR diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, bersikap toleran, serta menyesuaikan diri dengan perubahan dan kebutuhan masyarakat," katanya.
Rektor UMPR juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia sesuai kebutuhan pembangunan. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukamara adalah menyediakan lima beasiswa pendidikan kedokteran setiap tahun hingga penerima menyelesaikan pendidikan.
"Perguruan tinggi juga harus turut mendorong mahasiswa memiliki pemahaman politik yang baik agar mampu bersikap kritis dan berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi," katanya.
Rektor menyampaikan terima kasih kepada para orang tua dan wali yang telah mempercayakan pendidikan tinggi anak-anak mereka kepada UMPR. Ia berharap para lulusan tetap menjaga hubungan dengan almamater dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat serta pembangunan Kalimantan Tengah.
Rektor UMPR mengatakan, kampus swasta terbesar di Kalimantan Tengah ini berdiri pada 24 September 1987 masehi ini akan terus bertransformasi mewujudkan cita-cita pendiri dan melanjutkan langkah pendahulu dalam rangka menjalankan tugas dari pemerintah dalam mencerdaskan bangsa.
Baca juga: Mahasiswa UMPR raih penghargaan pemakalah terbaik pada The 4th IJESAS di Filipina
Baca juga: Mahasiswa PGSD UMPR jadi narasumber kegiatan internasional di Filipina
Baca juga: Prodi Pendidikan Biologi UMPR perkenalkan model ZANNAH Reflective STEM di Filipina
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.