kingsheadwye.com

Gubernur Lampung sebut Sensus Ekonomi 2026 berdampak pada kesejahteraan

Gubernur Lampung sebut Sensus Ekonomi 2026 berdampak pada kesejahteraan

Senin, 17 Agustus 2026 17:46 WIB

Image Print

Ilustrasi- Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang bertugas melakukan sensus di wilayah Provinsi Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Angka-angka makro ekonomi kita sangat bergantung dengan kualitas data yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik melalui sensus

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan adanya keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerahnya.

"Angka-angka makro ekonomi kita sangat bergantung dengan kualitas data yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik melalui sensus," ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Senin.

Dia mengatakan adanya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 merupakan upaya pemerintah untuk mendapatkan data terkini dari kondisi ekonomi di setiap wilayah di Provinsi Lampung.

"Saya mendapat laporan bahwa sudah 10 tahun kita belum melaksanakan update atau pembaruan data, serta cara menghitung seberapa besarnya aktivitas ekonomi yang ada di daerah salah satunya di Provinsi Lampung," katanya.

Menurut dia, dengan adanya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, yang didukung dengan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi, dapat membantu dalam penyediaan data terkait kondisi ekonomi Lampung yang akurat.

Sehingga dapat mendukung pembuatan kebijakan pemerintah berdasarkan data tersebut, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat

"Oleh karena itu, Sensus Ekonomi 2026 yang sedang berlangsung sampai akhir Agustus 2026 yang dilakukan oleh 8.619 petugas sensus, yang bekerja di seluruh desa, kelurahan di Provinsi Lampung, perlu kita dukung dan dipastikan agar bisa berjalan dengan baik serta berhasil," ujar dia.

Dia mengatakan dengan dukungan dan partisipasi dari masyarakat serta pelaku usaha, maka seluruh aktivitas ekonomi Lampung yang tercatat dalam Sensus Ekonomi 2026 dapat digunakan sebagai dasar pembentukan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran, dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mencakup pendataan cukup luas, di mana mencakup seluruh pelaku usaha baik usaha formal atau usaha yang berada di lingkungan rumah tangga.

Periode pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dimulai sejak 15 Juni dan berakhir pada 31 Agustus 2026. Berbagai upaya dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam sensus tersebut telah dilakukan oleh BPS Provinsi Lampung dengan Pemerintah Provinsi Lampung, yakni dengan melakukan kegiatan Ngisi Bareng (Ngibar) yang dilaksanakan untuk mendorong kepercayaan dunia usaha dalam pelaksanaan sensus, kemudian melakukan edukasi bersama tokoh adat, tokoh agama dalam upaya mensukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.