kingsheadwye.com

Gunung Ili Lewotolok erupsi muntahkan abu dan lelehan lava 500 meter

Jakarta (ANTARA) - Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami erupsi dengan melontarkan kolom abu vulkanik setinggi 300 meter di atas puncak serta luncuran aliran lava sejauh 500 meter ke sektor tenggara pada Jumat malam.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, dalam laporan yang diterima di Jakarta, Jumat, mencatat erupsi tersebut terjadi pukul 21.41 WITA, dengan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19 mm dan durasi sekitar 1 menit 14 detik," kata dia.

Selain lontaran abu setinggi 1.723 meter di atas permukaan laut tersebut, pengamatan visual mengonfirmasi adanya lelehan aliran lava segar yang bergerak mengalir ke sektor tenggara sejauh 500 meter dari bibir kawah utama.

Baca juga: Gunung Ili Lewotolok meletus lontarkan api pijar 300 meter dari puncak

Saat ini Gunung Ili Lewotolok bertahan pada Status Level II (Waspada).

Badan Geologi merekomendasikan masyarakat setempat, pengunjung, maupun wisatawan agar tidak memasuki dan beraktivitas dalam radius zona bahaya dua kilometer dari pusat erupsi, serta zona sektoral tiga kilometer ke arah selatan dan tenggara.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bahaya guguran atau longsoran lava serta awan panas di sektor selatan, tenggara, barat, hingga timur laut.

Badan Geologi mengimbau warga di sekitar gunung api agar mengenakan masker pelindung hidung dan mulut untuk mencegah gangguan saluran pernapasan (ISPA) akibat paparan abu vulkanik, serta menutup rapat sarana penampungan air bersih warga.

Baca juga: Gunung Ili Lewotolok di Lembata NTT turun level jadi Waspada

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.