Harga cabai rawit melonjak, tembus Rp100.000 per kg di pasar Palembang
Harga cabai rawit melonjak, tembus Rp100.000 per kg di pasar Palembang
Sabtu, 24 Oktober 2026 19:22 WIB
Pedagang cabai melayani pembeli di Pasar 7 Ulu Palembang, Sumsel, Sabtu (24/10/2026). ANTARA/Edo Purmana
Palembang, Sumsel (ANTARA) - Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu, menembus Rp100.000 per kilogram akibat pasokan terbatas.
"Harga cabai rawit hijau saat ini mencapai Rp100.000/kg atau naik dari sebelumnya yang hanya kisaran Rp65.000/kg," kata Jurida, salah seorang pedagang cabai di Pasar 7 Ulu Palembang.
Dia mengatakan kenaikan harga yang terjadi sejak beberapa hari lalu tersebut disebabkan pasokan terbatas karena banyak petani cabai di daerah pemasok seperti di Kabupaten Ogan Ilir mengalami gagal panen akibat musim kemarau panjang melanda.
"Untuk harga cabai merah besar saat ini dipatok pedagang seharga Rp60.000/kg, cabai merah keriting Rp70.000/kg dan cabai burung Rp80.000/kg," katanya.
Hal senada dikatakan Tika, pedagang cabai di Pasar 10 Ulu Palembang mengaku lonjakan harga berdampak pada daya beli masyarakat yang turun drastis karena harganya mahal.
"Biasanya cabai terjual rata-rata sebanyak 40-50 kg/hari, namun kini paling sekitar 15 kg/hari," ungkapnya.
Akibatnya, kata dia, tidak sedikit pedagang mengalami kerugian karena banyak cabai yang membusuk karena tersimpan dalam waktu lama akibat tidak laku dijual.
Sementara, Kepala Bidang Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan (SSDP) Dinas Perdagangan Kota Palembang Elsa Noviani secara terpisah menegaskan saat ini pihaknya sedang menggencarkan monitoring pasar untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok melebihi harga eceran tertinggi (HET) pemerintah.
Pengawasan tersebut menyasar pada lapak-lapak pedagang di pasar tradisional Kota Palembang meliputi Pasar KM 5, Lemabang, Soak Bato, 10 Ulu, dan Pasar 16 Ilir.
Berdasarkan hasil monitoring hari ini, kata dia, sejumlah komoditas masih relatif stabil seperti bawang merah masih di angka Rp36.000/kg, bawang putih Rp40.000/kg.
Kemudian, minyak goreng curah Rp20.000/liter, telur ayam ras Rp24.000/kg, dan daging sapi Rp150.000/kg.
"Berbeda dengan cabai rawit, harga ayam potong justru turun dari Rp38.000/kg menjadi Rp35.000/kg," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau pedagang untuk tidak menaikkan harga kebutuhan pokok melebihi ketetapan ataupun menimbun barang agar tidak mendapat sangsi tegas sesuai aturan yang berlaku," sebut dia.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026