kingsheadwye.com

IHSG Sesi I Nyaris Terpeleset, Sektor Kesehatan Jadi Penyelamat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak variatif pada perdagangan sesi I, Rabu siang 26 Agustus 2026. 

HUT RMOL news

Tekanan jual yang terjadi di sejumlah sektor membuat indeks ditutup melemah tipis 0,07 persen atau turun 4,776 poin ke level 6.496,891.

IHSG sempat bergerak di rentang 6.422 hingga 6.532, setelah dibuka pada level 6.501. Pergerakan indeks mencerminkan tekanan yang masih cukup kuat di tengah dominasi saham yang melemah.

Tercatat 209 saham menguat, sementara 419 saham melemah dan sisanya stagnan. Dari sisi transaksi, BMRI, DSSA, dan BUMI menjadi tiga saham dengan nilai transaksi terbesar.

Volume perdagangan mencapai 232,1 juta lot saham dengan nilai transaksi Rp8,9 triliun.

Dari 11 indeks sektoral, hanya tiga sektor yang mampu menguat. Sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi penopang utama IHSG dengan kenaikan 3,10 persen. Penguatan ini antara lain didukung saham KLBF yang masuk jajaran saham penggerak sektor kesehatan.

Sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) juga menguat 0,87 persen, disusul sektor barang baku (IDXBASIC) yang naik 0,39 persen.

Sementara itu, tekanan paling dalam terjadi pada sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) yang merosot 1,96 persen. Berikutnya sektor perindustrian (IDXINDUST) turun 0,86 persen, sektor energi (IDXENERGY) melemah 0,73 persen, sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) turun 0,56 persen, sektor infrastruktur (IDXINFRA) terkoreksi 0,46 persen, sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) turun 0,44 persen, sektor teknologi (IDXTECHNO) melemah 0,37 persen, dan sektor keuangan (IDXFINANCE) turun 0,27 persen.

Di sektor perindustrian, sejumlah saham seperti INDS, GMFI, SMSM, dan ASII ikut berada di zona merah sehingga menambah tekanan terhadap indeks sektoral tersebut.

Indeks LQ45 turun 0,35 persen ke level 639,675, sedangkan IDX30 melemah 0,28 persen ke 357,585. Indeks MNC36 juga terkoreksi 0,13 persen ke level 278,068.

Di tengah pelemahan mayoritas indeks tersebut, Jakarta Islamic Index (JII) justru mampu menguat tipis 0,05 persen ke level 394,346.

Dengan kondisi tersebut, perdagangan sesi I menunjukkan pasar masih dibayangi tekanan pada sebagian besar sektor. Penguatan sektor kesehatan menjadi salah satu penahan laju koreksi IHSG, meski belum cukup untuk membawa indeks kembali ke zona hijau.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.