Indonesia kalah 0-4 dari Rumania di Piala Davis 2026
Jakarta (ANTARA) - Tim tenis Indonesia harus mengakui keunggulan Rumania dengan skor 0-4 pada pertandingan Grup II Dunia Piala Davis 2026 di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu.
Kekalahan tersebut membuat Indonesia harus menjalani play-off Grup II Dunia pada 2027, sementara Rumania melangkah ke play-off Grup I Dunia.
Rumania memastikan kemenangan setelah pasangan Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp kalah dari Stefan Horia Haita/Radu David Turcanu 2-6, 1-6 pada pertandingan ganda hari kedua.
Rafalentino/Ethan sempat tertinggal 0-3 pada set pertama sebelum memangkas jarak menjadi 2-3. Namun pasangan Rumania kemudian mengambil tiga gim berikutnya untuk menutup set pembuka 6-2.
Indonesia mengawali set kedua dengan merebut gim pertama, tetapi Haita/Turcanu kemudian memenangi enam gim beruntun untuk mengunci kemenangan dalam waktu satu jam enam menit.
Hasil tersebut membuat Rumania unggul 3-0 dan memastikan kemenangan atas Indonesia.
Baca juga: Indonesia tertinggal 0-2 dari Rumania pada Piala Davis
Pada hari pertama, Indonesia sudah tertinggal 0-2 setelah Gunawan Trismuwantara kalah dari Cezar Cretu, sedangkan Rafalentino harus mengakui keunggulan Radu Mihai Papoe.
Meski hasil pertandingan telah ditentukan, kedua tim tetap memainkan laga keempat dengan mempertemukan Lucky Candra Kurniawan dan Gabriel Ghetu.
Lucky memberikan perlawanan sengit dalam dua set, tetapi Ghetu mampu memenangi kedua set melalui tie-break dengan skor 7-6(2), 7-6(1), sekaligus membawa Rumania menutup pertandingan dengan kemenangan 4-0.
Indonesia pada pertandingan tersebut mengandalkan sejumlah pemain muda seperti Gunawan, Rafalentino, Lucky, Ethan, dan Claudio Renardi Lumanauw.
Sejumlah pemain yang lebih berpengalaman seperti Muhammad Rifqi Fitriadi, Christopher Rungkat, dan Anthony Susanto tidak memperkuat tim karena mengikuti Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Baca juga: Pelti turunkan petenis muda pada Piala Davis World Group II 2026
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.