kingsheadwye.com

International Business Forum di Batam dorong UMKM tembus pasar global

International Business Forum di Batam dorong UMKM tembus pasar global

Kamis, 24 September 2026 07:12 WIB

Image Print

Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura (kemeja putih) menghadiri sekaligus membuka International Business Forum tahun 2026 di Kota Batam, Rabu (23/9/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Kepri

Batam (ANTARA) - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura menyebut kegiatan International Business Forum 2026 di Kota Batam sebagai upaya mendorong kemudahan akses pelaku UMKM lokal ke pasar global.

Acara tersebut diikuti delegasi dan pelaku usaha dari sepuluh negara, mulai dari Korea Selatan, Turki Singapura, Malaysia, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Thailand dan tuan rumah Indonesia.

"Forum ini dirancang untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari dalam maupun luar negeri," kata Wagub Nyanyang dalam sambutannya saat membuka Kepri International Business Forum tahun 2026 di Batam, Rabu.

Nyanyang juga memaparkan geografis Kepri sendiri memiliki posisi yang sangat unik, karena berada di salah satu jalur perdagangan internasional yang sangat strategis dan berhadapan langsung dengan negara-negara tetangga, seperti Singapura dan juga Malaysia.

Posisi strategis tersebut didukung oleh kekuatan pertumbuhan ekonomi Kepri. Data BPS per triwulan II 2026 menunjukkan ekonomi Kepri tumbuh 6,99 persen secara year-on-year, atau tertinggi di Pulau Sumatera dan ketiga secara nasional.

"Capaian ini tentu memberikan optimisme bahwa Kepri mempunyai fondasi yang kuat untuk mengambil peran yang lebih besar dalam perdagangan dan investasi internasional," ujar Nyanyang.

Namun demikian, menurut Wagub, pertumbuhan ekonomi saja belum cukup, namun bagaimana pertumbuhan ini memberikan ruang yang semakin besar bagi UMKM untuk masuk ke dalam rantai pasok regional dan global.

Menurut Wagub, salah satu agenda besar pemerintah daerah ialah mendorong Kepri menjadi hub UMKM Indonesia bagian Barat, yang bisa menghubungkan produk-produk unggulan Indonesia dengan negara-negara di Asean, Timur Tengah dan juga Eropa.

Lanjut Ansar mengutarakan Kepri memiliki kekuatan yang dapat ditawarkan kepada dunia, karena memiliki budaya Melayu yang kuat, lalu ekonomi maritim, serta potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang sangat besar.

"Produk-produk kita mulai dari ikan dan olahan hasil laut, kuliner Melayu, fesyen dan kriya, hingga berbagai produk UMKM berpeluang dikembangkan menjadi produk halal berstandar internasional," jelasnya.

Menurut Wagub, tantangan Kepri saat ini adalah bagaimana membawa UMKM tersebut naik kelas, dari produk lokal menjadi produk global. Pun dari sekadar menjual produk, menjadi bagian dari global supply chain.

Maka itu, Nyanyang berharap forum bisnis internasional ini tidak berhenti sebagai webinar dan pertukaran gagasan.

"Lebih dari itu, Kepri ingin membangun penjajakan kerja sama bisnis, investasi, berbagi pengetahuan, akses market, dan yang paling penting adalah kolaborasi bisnis yang nyata," demikian Wagub Kepri.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: International Business Forum 2026 di Batam dorong UMKM ke pasar global

Pewarta : Ogen
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.