kingsheadwye.com

Karantina Papua Tengah kumpulkan 34 kantong darah dalam aksi donor di Timika - ANTARA News Papua Tengah

Timika (ANTARA) - Balai Karantina Hewan, Ikanx dan Tumbuhan Papua Tengah berhasil mengumpulkan 34 kantong darah melalui aksi donor darah dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar di Kantor Induk Karantina Papua Tengah.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan,.dan Tumbuhan Papua Tengah Anton Panji Mahendra di Timika, Jumat, mengatakan kegiatan sosial ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Karantina Indonesia (HKI) ke-149 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Karantina Indonesia ke-3. HUT Badan Karantina Indonesia mengusung tema “Dari Penjaga Gerbang ke Diplomasi Ekonomi Menuju Indonesia Emas”.

“Momentum Hari Karantina Indonesia bukan hanya pengingat atas peran menjaga negeri, tetapi juga kesempatan untuk hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Donor darah adalah bentuk sederhana kepedulian yang dampaknya sangat berarti,” ujarnya.

Ia mengatakan aksi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata pengabdian dan kepedulian sosial lembaga di luar tugas pokok perkarantinaan.

Kegiatan aksi donor darah Karantina Papua Tengah ini bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Kabupaten Mimika dan Puskesmas Wania, melibatkan jajaran TNI/Polri, Basarnas, serta para pengguna jasa karantina. Seluruh darah yang terkumpul akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan stok darah masyarakat Kabupaten Mimika.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI/Polri, Basarnas, para pengguna jasa, UTD RSUD Mimika, Puskesmas Wania, serta keluarga besar Karantina Papua Tengah. Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian ini terus terjaga,” ujarnya.

Melalui agenda ini, Karantina Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berperan sebagai benteng perlindungan komoditas hewan, ikan dan tumbuhan, tetapi juga menjadi bagian aktif dari masyarakat yang kontributif dan peduli sesama.

Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.