Kartoyo: Peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ingatkan pentingnya persatuan - ANTARA News Kalimantan Selatan
Banjarbaru Kalsel (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Kartoyo berpendapat, peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan.
"Kemudian daripada itu, peringatan HUT Kemerdekaan bukan sebatas prosesi seremonial, melainkan pula melanjutkan perjuangan pahlawan melalui karya nyata bagi daerah," ujar Kartoyo, usai menghadiri penurunan bendera dalam rangka HUT ke-81 RI di Komplek Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, Senin sore.
Kehadiran Wakil Ketua DPRD Kalsel atau politikus Partai Nasdem tersebut tidak hanya sekadar memberikan penghormatan resmi kepada Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menegaskan komitmen kuat jajaran legislatif dalam mendukung sinergitas dan soliditas kepemimpinan di Banua.
“Ulun (saya) Haji Kartoyo mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia. Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. Merdeka!,” tutur mantan anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel tersebut.
Ia juga menegaskan, bahwa kekhidmatan upacara peringatan HUT ke-81 RI mencerminkan soliditas kepemimpinan di Kalsel dalam merawat nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan di tengah dinamika pembangunan daerah.
Upacara penurunan bendera tersebut dipimpin Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, selaku Inspektur Upacara yang secara resmi menerima Sang Merah Putih dari Paskibraka provinsi setempat.
Sebanyak 44 pelajar pilihan terdiri atas 22 putra dan 22 putri terbaik dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel sukses menjalankan tugas setelah melalui proses seleksi dan pelatihan ketat sejak akhir Juli 2026.
Sewaktu pengibaran Bendera Merah Putih pada HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Kalsel selaku Inspektur Upacara Gubernur H Muhidin dan Ketua DPRD setempat, H Supian HK membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan.
Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.