kingsheadwye.com

Kemenag gandeng pengelola zakat bantu warga terdampak karhutla

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama menggandeng para pengelola zakat untuk membantu masyarakat dalam penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lewat optimalisasi dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL).

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur mengatakan bahwa keterlibatan lembaga zakat dalam situasi karhutla memiliki dimensi kemanusiaan sekaligus ekologis.

“Dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi dapat menjadi instrumen perlindungan dan pemberdayaan masyarakat ketika bencana mengancam kebutuhan dasar mereka,” ujar Waryono di Jakarta, Senin.

Waryono mengatakan dalam konteks karhutla, yang mesti dijaga bukan hanya keselamatan manusia dari asap dan api, tetapi juga keberlangsungan hunian, kesehatan, sumber penghidupan, serta lingkungan yang menjadi ruang hidup masyarakat.

Pendekatan tersebut sejalan dengan ekoteologi Islam dan tujuan maqashid syariah, khususnya hifz al-nafs atau menjaga jiwa.

Baca juga: Wamenko: Penanganan karhutla harus sejalan perlindungan kesehatan

Ketika asap tebal menyebabkan gangguan pernapasan, jarak pandang turun, serta aktivitas masyarakat terganggu, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi bagian penting dari tanggung jawab sosial keagamaan.

“Skema dana umat diarahkan secara fleksibel, mulai dari layanan kesehatan, penyediaan air bersih, pemulihan hunian, hingga dukungan rehabilitasi lingkungan,” kata dia.

Waryono mengapresiasi sejumlah pengelola zakat yang sudah mengambil inisiatif untuk membantu warga terdampak karhutla. Rumah Zakat Action misalnya, bersama unsur penanggulangan bencana yang lain, telah menerjunkan relawan ke titik-titik lokasi karhutla.

Tim melakukan asesmen kebutuhan, koordinasi lapangan, hingga pemadaman di area gambut yang sulit dijangkau. Di tengah kepungan asap pekat, ancaman karhutla tidak hanya membakar lahan, tetapi juga mengancam kesehatan, permukiman, mata pencaharian, dan keselamatan warga.

Rumah Zakat Action juga menyiagakan ambulans 24 jam, mendirikan Posko Segar untuk warga terdampak kabut asap, dan menyalurkan bantuan logistik mendesak seperti masker N95, tabung oksigen, serta APD bagi relawan.

Baca juga: Anggota DPR: Pastikan warga terdampak karhutla dapat layanan kesehatan

“Keterlibatan pengelola zakat memperkuat operasi skala besar yang dipimpin Satgas Darat dan Udara pemerintah daerah. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan orkestrasi bersama antara pemerintah, lembaga filantropi, dan masyarakat,” kata Waryono.

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.