kingsheadwye.com

Kemenekraf sepakat jadikan Amanah pusat penguatan ekonomi kreatif di Aceh - ANTARA News Aceh

Banda Aceh (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) sepakat untuk berkolaborasi menjadikan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (Amanah) sebagai pusat penguatan creative hub ekonomi kreatif di Aceh sebagai upaya menumbuhkan perekonomian daerah.

"Melalui kolaborasi resmi bersama Kemenekraf, kami optimistis dapat membuka ruang yang jauh lebih luas bagi karya, inovasi, serta produk unggulan lokal Aceh untuk menembus pasar nasional hingga global," kata Ketua Amanah, Syaifullah Muhammad yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat.

Pernyataan itu disampaikan Syaifullah Muhammad usai melakukan pertemuan dengan Menekraf, Teuku Riefky Harsya dalam rangka membahas rencana kolaborasi strategis menjadikan Amanah sebagai pusat kreatif atau creative hub untuk Aceh, di Jakarta.

Sebagai informasi, Amanah merupakan pusat kreativitas, inovasi, dan pengembangan kewirausahaan bagi generasi muda di Aceh yang diinisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) saat PON Aceh-Sumut 2024 lalu. 

Fasilitas yang berlokasi di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Kabupaten Aceh Besar tersebut menjadi wadah kolaborasi untuk melahirkan produk lokal berkualitas dan menguatkan ekonomi kreatif. Gedung ini dulunya diresmikan langsung oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Syaifullah mengatakan, inisiatif kolaboratif ini dirancang khusus guna mengakselerasi para pelaku ekonomi kreatif lokal, memperluas kesempatan kerja, serta memacu pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Dirinya menyebutkan, kompleks Amanah kini dibekali berbagai fasilitas modern yang sangat komprehensif, mulai dari rumah kopi, laboratorium dan rumah produksi Nilam, rumah fashion, galeri UMKM, asrama, studio musik, fotografi, podcast, green house melon, kolam bioflok, hingga Perpustakaan. 

Keberadaan fasilitas unggulan dan SDM terampil ini diproyeksikan menjadi pilar utama dalam mendukung seluruh kegiatan percepatan serta pengembangan talenta muda di Aceh.

"Seluruh fasilitas dan potensi SDM yang kami kembangkan di Amanah disiapkan secara khusus untuk menjadi wadah pembinaan serta akselerasi bagi anak-anak muda dan pelaku ekonomi kreatif di Aceh," ujar Syaifullah.

Sementara itu, Menekraf Teuku Riefky Harsya menyambut hangat rencana kolaborasi tersebut, dan bakal memperkuat landasan hukum karya kreatif melalui fasilitasi dan perlindungan hak kekayaan intelektual agar setiap produk lokal memiliki nilai komersial yang tinggi. 

Selain itu, Kemenekraf membuka akses pembiayaan dan permodalan usaha kreatif yang inklusif, disertai program peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan vokasi, upskilling, dan reskilling secara berkelanjutan.

Penguatan ekosistem ekonomi kreatif tersebut juga diperluas melalui percepatan digitalisasi pemasaran dan promosi produk kreatif pada jaringan pasar domestik maupun internasional. 

Kemenekraf turut mendorong pembinaan dan penetapan kabupaten/kota kreatif di Aceh berdasarkan potensi lokal spesifik, seperti kriya, kuliner, fesyen, hingga seni pertunjukan, sehingga penciptaan nilai tambah ekonomi dapat dirasakan secara merata di seluruh daerah.

"Aceh memiliki talenta kreatif yang luar biasa melimpah serta potensi komoditas lokal yang sangat unggul," katanya.

Putra asli Aceh itu komit untuk mendukung penuh Amanah menjadi creative ub yang efektif dalam memberikan pendampingan, perlindungan hak kekayaan Intelektual, serta perluasan akses pembiayaan dan pasar, sehingga para pelaku ekonomi kreatif di Aceh dapat naik kelas dan berdaya saing.

"Melalui program creative hub kita berharap lokal heros go national, national champion go global," demikian T Riefky Harsya.

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.