Kemkomdigi tekankan pentingnya investasi dalam keamanan siber - ANTARA News Bangka Belitung
Denpasar (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital menekankan pentingnya investasi dalam pengembangan insinyur AI, profesional keamanan siber, ilmuwan data, serta tenaga pendidik untuk membangun ekosistem digital yang tepercaya.
Indonesia merupakan pasar yang besar bagi teknologi digital. Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat perannya sebagai pencipta inovasi," kata Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi Edwin Hidayat Abdullah dalam Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Bali, Rabu.
Edwin mengatakan keamanan siber merupakan investasi yang strategis dalam pertumbuhan dan inovasi industri nasional. Keamanan siber perlu menjadi bagian dari proses pengembangan teknologi sejak awal (prinsip safety by design).
Pendekatan tersebut tidak hanya melindungi pengguna dari risiko serangan, tetapi juga menjaga kepercayaan publik dan mendukung pemanfaatan teknologi baru, termasuk AI dan komputasi kuantum.
Peran lainnya yakni sebagai sistem pengendali, peringatan, dan navigasi yang membantu organisasi mengelola aktivitas digital serta memastikan data dipindahkan dan digunakan secara aman.
Dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI), kebocoran data menjadi salah satu ancaman utama yang perlu diantisipasi agar pemanfaatan teknologi tersebut dapat berlangsung secara aman dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sehingga pengembangan AI harus berjalan seiring dengan penguatan pelindungan data dan keamanan siber.
Maka dari itu ia menekankan organisasi yang ingin mengadopsi teknologi baru perlu membangun ekosistem keamanan secara menyeluruh, bukan hanya mengandalkan langkah perlindungan setelah risiko muncul.
Selain infrastruktur dan teknologi, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penentu keberhasilan transformasi digital. Penguatan kapasitas tersebut juga perlu menjangkau tenaga kerja yang sudah memasuki dunia profesional.
Program peningkatan keterampilan (upskilling) dan pelatihan ulang (reskilling) dibutuhkan agar pekerja dapat beradaptasi dengan perubahan kebutuhan industri dan berpartisipasi dalam transformasi digital.
Transformasi digital dapat memberikan manfaat yang lebih luas ketika masyarakat memiliki keterampilan dan kepercayaan diri untuk berpartisipasi di dalamnya, kata Edwin.
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.