kingsheadwye.com

Kenali tanda dan cara ampuh mengendalikan kutu busuk rumah

Jakarta (ANTARA) - Kutu kasur atau kutu busuk menjadi salah satu masalah rumah tangga yang dapat mengganggu kenyamanan tidur. Serangga kecil ini bersembunyi di celah kasur, lipatan seprai, hingga furnitur dan dapat menyebabkan rasa gatal akibat gigitannya.

Kutu kasur (bed bugs) merupakan serangga kecil berwarna cokelat kemerahan yang aktif pada malam hari untuk mengisap darah manusia maupun hewan. Meski tidak diketahui sebagai penyebab penyebaran penyakit, gigitan kutu kasur dapat menimbulkan rasa gatal, iritasi kulit, gangguan tidur, hingga reaksi alergi pada sebagian orang.

Baca juga: Dokter: Bentol yang meluas akibat gigitan kutu busuk jadi tanda alergi

Keberadaan kutu kasur tidak selalu berkaitan dengan tingkat kebersihan rumah. Serangga ini dapat masuk melalui berbagai cara, seperti barang bekas, koper saat bepergian, pakaian, atau furnitur yang sudah terinfestasi.

Tanda-tanda kasur terkena kutu busuk

Sebelum melakukan pembasmian, masyarakat perlu mengenali tanda-tanda adanya kutu kasur, antara lain:

  • Munculnya bintik darah kecil pada seprai atau kasur.
  • Terdapat bercak hitam kecil berupa kotoran kutu kasur.
  • Menemukan kulit bekas pergantian tubuh kutu.
  • Muncul bau apek atau manis yang tidak biasa pada area tertentu.
  • Adanya bentol atau rasa gatal pada kulit setelah tidur.


Kutu kasur biasanya bersembunyi di bagian jahitan kasur, celah tempat tidur, belakang kepala ranjang, sofa, dan area gelap lainnya.

Cara membasmi kutu kasur di rumah

1. Cuci seprai dan kain dengan air panas

Seprai, sarung bantal, selimut, dan pakaian yang diduga terkena kutu kasur sebaiknya dicuci menggunakan air panas jika bahan memungkinkan. Suhu panas dapat membantu membunuh kutu dan telurnya.

Setelah dicuci, keringkan dengan suhu panas atau jemur hingga benar-benar kering sebelum digunakan kembali.

Baca juga: Cara ampuh basmi kutu kasur agar tidur Anda lebih nyaman

2. Bersihkan kasur dan area sekitar

Gunakan penyedot debu (vacuum cleaner) untuk membersihkan permukaan kasur, jahitan, celah tempat tidur, karpet, serta sudut ruangan yang berpotensi menjadi tempat persembunyian kutu.

Kantung atau wadah penampung debu sebaiknya segera dibuang atau dibersihkan agar kutu tidak kembali menyebar.

3. Jemur kasur dan barang yang terinfeksi

Menjemur kasur, bantal, atau barang tertentu di bawah sinar matahari dapat membantu mengurangi keberadaan kutu. Namun, penjemuran perlu dilakukan bersamaan dengan pembersihan lain karena kutu dapat bersembunyi di area yang sulit terkena panas.

4. Gunakan metode pembasmian yang tepat

Untuk infestasi ringan, pembersihan rutin dan perlakuan panas dapat membantu mengendalikan kutu kasur. Namun, jika jumlahnya sudah banyak dan sulit dikendalikan, penggunaan jasa pengendalian hama profesional dapat menjadi pilihan.

Penanganan kutu kasur perlu dilakukan secara menyeluruh karena serangga ini dapat bertahan hidup dalam waktu lama tanpa makan dan bersembunyi di celah sempit.

Cara mencegah kutu kasur kembali lagi

Agar kutu kasur tidak kembali, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah pencegahan berikut:

  • Rutin mencuci seprai dan sarung bantal.
  • Membersihkan area bawah tempat tidur secara berkala.
  • Menghindari membawa furnitur bekas tanpa pemeriksaan terlebih dahulu.
  • Memeriksa koper dan pakaian setelah bepergian.
  • Menutup celah pada furnitur atau tempat tidur yang dapat menjadi tempat persembunyian.
  • Menjaga sirkulasi udara dan kebersihan kamar.

Saat bepergian, pemeriksaan tempat tidur sebelum digunakan juga dapat membantu mencegah kutu kasur terbawa pulang melalui koper atau pakaian.

Jangan hanya mengandalkan cara alami

Berbagai cara rumahan sering digunakan untuk mengatasi kutu kasur, tetapi tidak semuanya terbukti efektif. Penggunaan bahan tertentu tanpa metode yang tepat justru dapat membuat masalah tidak terselesaikan.

Jika infestasi sudah parah, penggunaan insektisida khusus kutu kasur atau bantuan tenaga profesional lebih disarankan agar pembasmian dilakukan secara aman dan menyeluruh.

Dengan membersihkan tempat tidur secara rutin, mengenali tanda awal infestasi, dan melakukan pencegahan sejak dini, risiko kutu kasur berkembang biak di rumah dapat diminimalkan.

Baca juga: 8 cara ampuh usir dan cegah kutu kasur tidak kembali lagi

Baca juga: Kenapa tempat tidur bisa jadi sarang kutu kasur? Ini penyebabnya

Baca juga: 5 tanda kutu kasur sudah bersarang di tempat tidur Anda

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.