Kirab Cheng Ho, Jejak Budaya 621 Tahun yang Terus Dirawat
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
Foto Travel
Grandyos Zafna - detikTravel
Sabtu, 15 Agu 2026 18:25 WIB
Semarang - Tradisi arak-arakan Cheng Ho kembali digelar di Semarang, untuk memperingati 621 tahun kedatangan Laksamana Cheng Ho.
Suasana Klenteng Sam Poo Kong, Semarang, Jawa Tengah, semarak dengan Festival Arak-arakan Cheng Ho 2026, Sabtu (15/8/2026). Peserta kirab mengenakan beragam kostum tradisional, salah satunya Bhe Kun atau pengawal kuda, mengikuti rangkaian kirab budaya yang digelar untuk memperingati kedatangan Laksamana Cheng Ho di Semarang. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Festival tersebut menjadi bagian dari tradisi tahunan yang terus diselenggarakan sebagai upaya merawat warisan budaya sekaligus memperkenalkan sejarah dan kebudayaan Cheng Ho kepada masyarakat luas. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Kirab budaya tahun ini memperingati 621 tahun kedatangan Laksamana Cheng Ho, tokoh pelayaran dari Tiongkok yang dalam tradisi lokal masyarakat Semarang dikenal sebagai Yang Suci Sam Poo Tay Djien. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Rangkaian kirab mengambil rute dari Klenteng Tay Kak Sie menuju Klenteng Sam Poo Kong. Peserta berjalan mengikuti arak-arakan dengan mengenakan berbagai busana dan atribut tradisional yang menjadi bagian dari tradisi perayaan Cheng Ho di Semarang. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Salah satu peserta tampil mengenakan kostum Bhe Kun, yang dikenal sebagai pengawal kuda. Kehadiran berbagai karakter dan kostum dalam kirab membuat perayaan berlangsung meriah sekaligus memberikan gambaran mengenai kekayaan tradisi yang berkembang di sekitar peringatan Cheng Ho. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Festival ini tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan dan budaya, tetapi juga menjadi ruang pertemuan masyarakat dengan sejarah panjang hubungan budaya yang berkembang di Kota Semarang. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
detikInet
detikTravel
detikHealth
detikFood
detikOto
Sepakbola
Wolipop
detikNews