kingsheadwye.com

Komisi VII DPR rapat dengan BSN-ANTARA bahas realisasi anggaran 2025 - ANTARA News Kalimantan Barat

Jakarta (ANTARA) - Komisi VII DPR RI menggelar rapat bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN), Lembaga Penyiaran Publik LPP (LPP) TVRI, LPP RRI, dan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, untuk membahas capaian realisasi anggaran tahun 2025.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mengatakan bahwa keempat lembaga itu memiliki peran strategis mendukung pembangunan nasional sesuai dengan fungsinya masing-masing.

"Oleh karenanya, pelaksanaan anggaran pada keempat lembaga tersebut tidak hanya diukur dari tingkat penyerapan anggaran, tapi dari capaian kinerja dan dampak nyata yang dihasilkan," kata Chusnunia di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis.

Menurut dia, Komisi VII DPR RI memerlukan kejelasan realisasi dari program-program, pencapaian indikator kinerja, berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, serta langkah-langkah perbaikan yang dilakukan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui penjelasan dari masing-masing lembaga, dia berhadap pihaknya bisa mendapatkan gambaran yang komprehensif terkait dengan pelaksanaan anggaran 2025 dan capaian tahun anggaran 2025 sebagai bahan evaluasi dan masukan untuk perbaikan kebijakan serta penguatan kinerja pada tahun-tahun mendatang.

"APBN-nya dalam tahun anggaran 2025," kata dia.

Adapun pada akhir-akhir Masa Sidang V Tahun Persidangan 2025-2026 ini, DPR RI tengah menggelar rapat bersama seluruh mitra dalam membahas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) APBN TA 2025.

Sebelumnya dengan sejumlah lembaga penyiaran, Komisi VII DPR RI pun telah menggelar rapat dengan agenda itu bersama Kementerian UMKM serta Kementerian Pariwisata.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komisi VII DPR rapat dengan BSN-ANTARA bahas realisasi anggaran 2025

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.