kingsheadwye.com

Pemkab Luwu tanam perdana aren genjah untuk bisnis dan penghijauan

Makassar (ANTARA) - Bupati Luwu, Sulsel Patahudding, melakukan penanaman perdana pohon aren genjah di Dusun Pandoso, Kabupaten Luwu sebagai langkah awal pengembangan komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus mendukung upaya penghijauan.

"Ini merupakan langkah yang sangat baik. Aren termasuk tanaman hutan yang direkomendasikan untuk penghijauan sekaligus memiliki nilai ekonomi yang tinggi," ujar Bupati Patahudding dalam keterangannya diterima di Makasssar, Kamis.

Kegiatan tersebut menandai dimulainya penanaman sekitar 2.400 bibit aren genjah di lahan seluas enam hektare milik Kapten Islamuddin. Bibit yang ditanam berasal dari biji asal Medan yang dibudidayakan secara mandiri di lokasi tersebut.

"Semoga budidaya ini terus berkembang dan tidak hanya di Desa Tallang Bulawang," katanya.

Ia juga mendorong para kepala desa untuk membentuk kelompok kebun hutan agar dapat mengakses dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, khususnya untuk pengadaan bibit aren.

Menurutnya, pengembangan aren genjah dapat menjadi salah satu alternatif peningkatan kesejahteraan masyarakat karena hampir seluruh bagian tanaman memiliki nilai manfaat ekonomi.

Baca juga: 4.000 bibit aren genjah dari Bank Sumut, peringati Hari Bumi 2025

Baca juga: Disbun tetapkan Desa Badak Mekar sumber benih aren genjah

Sementara pemilik lahan, Kapten Islamuddin menjelaskan aren genjah merupakan varietas yang sangat potensial dikembangkan karena perawatannya relatif mudah serta mampu berproduksi lebih cepat, yakni sekitar lima hingga enam tahun setelah tanam, sementara aren biasa bisa memakan waktu 10 tahun.

Ia menambahkan, tanaman aren (Arenga pinnata) merupakan tanaman endemik Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Selain menghasilkan air nira sebagai bahan baku gula aren, baik gula cetak, gula semut maupun gula cair, bagian lain seperti akar, batang, kulit, buah hingga lidi daunnya juga dapat dimanfaatkan.

Aren genjah ini berpostur pendek sekitar 2,5 sampai 4 meter sehingga memudahkan perawatan dan penyadapan nira, serta setiap tandan bunga mampu menghasilkan nira 12 sampai 15 liter per hari.

Dari sisi ekologis, menanam aren genjah juga membantu konservasi alam karena akar serabutnya yang kuat sangat efektif mencegah erosi dan menjaga ketersediaan cadangan air di dalam tanah.

Baca juga: Peneliti BRIN: Aren berpotensi menjadi sumber bioetanol nasional

Baca juga: Mendes lepas ekspor 11,5 ton gula aren organik Pacitan ke tiga negara

Baca juga: Pemkab Buleleng tanam pohon aren lestarikan hutan

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.