Kukar kurangi aktivitas luar ruang hindari paparan asap karhutla - ANTARA News Kalimantan Timur
Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengarahkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) mengurangi aktivitas di luar ruang, sebagai langkah menghindari paparan asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
"Hasil evaluasi tim terpadu, masih terdapat sebaran asap dari karhutla signifikan, ditambah dengan paparan sinar matahari sangat terik yang dapat mengganggu kesehatan," ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkeb Kukar Akhmad Taufik Hidayat, dalam pertemuan di Ruang Serba Guna Setkab Kukar, di Tenggarong, Senin.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur (Kaltim), karhutla di seluruh Kaltim hingga Agustus tahun ini telah menghanguskan total 1.595 hektare dengan 547 kali kejadian. Luas terbakar terbanyak berada di Kabupaten Kukar mencapai 480,38 hektare dengan 53 kali kejadian.
Akhmad Taufik mengatakan, hasil koordinasi dan evaluasi Tim Terpadu Penanganan Karhutla Kabupaten Kukar, kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat, khususnya akibat paparan asap dan panas terik.
Untuk itu, sejumlah kebijakan yang segera ditindaklanjuti seluruh perangkat daerah antara lain, aktivitas di luar ruangan atau halaman kantor seperti senam pagi, apel, upacara, dan kegiatan lain, ditiadakan untuk sementara.
Namun kegiatan ini dapat diganti dengan apel pagi, upacara, atau pertemuan yang dilaksanakan di dalam ruangan maupun melalui media daring, dengan menyesuaikan tingkat urgensi dan kebijakan dari kepala perangkat daerah masing-masing.
Selain itu, seluruh pegawai dan masyarakat juga diimbau menggunakan masker dan mengenakan topi saat beraktivitas di luar ruang, guna melindungi diri dari paparan asap dan sengatan matahari langsung ke kepala.
Pemkab Kukar sebelumnya juga telah membatalkan sejumlah kegiatan massal seperti Pawai Pembangunan 2026, demi mencegah risiko penularan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (Ispa).
Ia berharap seluruh jajaran dapat mematuhi arahan ini dan tetap menjaga produktivitas kerja dengan mengutamakan kesehatan di tengah kondisi cuaca ekstrem.
"Imbauan ini merupakan bagian dari bentuk keseriusan Pemkab Kukar dalam melindungi kesehatan dan keselamatan seluruh pegawai serta masyarakat di tengah situasi darurat kesehatan akibat karhutla," kata Taufik.
Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.