kingsheadwye.com

Warga Natuna hibahkan tanah untuk TNI AL di Pulau Midai

Tanah ini secara simbolis telah diserahkan pada Jumat lalu

Natuna (ANTARA) - Warga Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau menghibahkan sebidang tanah di Pulau Midai kepada TNI Angkatan Laut (AL).

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Ranai, Kolonel Laut (P) Yusuf Yanto di Natuna, Selasa, mengatakan tanah tersebut berada di Desa Air Putih Kecamatan Midai. Luas bidang tanah tersebut 1.020 meter persegi.

"Tanah ini secara simbolis telah diserahkan pada Jumat lalu," ucapnya.

Baca juga: Pemkab Natuna terapkan BDR di sekolah Pulau Serasan guna cegah ISPA

Ia menjelaskan bahwa tanah tersebut akan dijadikan aset untuk mendukung pengembangan di wilayah tersebut. Pemanfaatan aset ini diharapkan dapat menunjang pembangunan, meningkatkan potensi daerah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

"Ke depan kami akan manfaatkan tanah ini menjadi aset pengembangan Pos TNI AL Midai (Posal Midai)," ujar dia.

Ia menjelaskan, tanah yang diberikan tersebut belum memiliki sertifikat. Untuk menghindari masalah di kemudian hari, pihaknya akan mengurus kelengkapan administrasi tanah tersebut melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Ia menyebut, tanah yang dihibahkan tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah setempat, mulai dari pihak kecamatan dan desa.

"Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat dan masyarakat atas dukungan kepada TNI AL," katanya.

Baca juga: BKHIT Kepri dan TNI AL temukan bawang impor ilegal masuk Natuna

Sementara itu, Camat Midai, Zulfani Afwan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bukti sinergi antara masyarakat, pemerintah dan TNI AL. Menurutnya, kerja sama tersebut penting untuk mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat di wilayah Midai.

“Semoga tanah ini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan, sehingga dapat memberi kenyamanan serta keamanan di laut kami,” kata Zulfani.

Ia menambahkan, wilayah Pulau Midai kerap menjadi jalur perlintasan kapal, baik kapal asing maupun kapal ikan dari luar daerah. Karena itu, ia berharap hibah tanah tersebut dapat mendukung penguatan pengamanan di wilayah Pulau Midai.

“Pulau Midai sering menjadi perlintasan kapal, baik asing ataupun kapal ikan dari luar Midai,” ujar dia.

Baca juga: BMKG prakirakan Natuna dilanda El Nino hingga awal 2027

Pewarta: Muhamad Nurman
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.