Lionel Scaloni Bicara Jujur soal Kemenangan Dramatis atas Mesir: Mereka Hebat tapi Argentina Selalu Berkuasa
Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:17 WIB
VIVA – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, berbicara tentang kemenangan dramatis atas Mesir jelang menghadapi Swiss. Mereka lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2026.
Baca Juga
La Albiceleste akan menantang Swiss di Kansas City pada Minggu (12/7/2026) pagi WIB. Tim asuhan Scaloni itu melakoni laga ini setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan di laga kontra Mesir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Argentina tertinggal dua gol lebih dulu melalui gol-goll Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko. Namun, mereka bangkit di menit-menit akhir melalui gol-gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez.
Baca Juga
Namun, kontroversi mencuat karena dua keputusan wasit Francois Letexier. Keputusannya untuk menganulir gol Mostafa Ziko dan mengesahkan gol Enzo Fernandez menjadi sorotan.
Kedua momen itu dianggap tercipta dalam situasi serupa. Namun, Kepala Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, menerangkan bahwa keputusan dari Letexier sudah tepat.
Baca Juga
Scaloni kembali ditanyakan tentang laga kontra Mesir jelang menghadapi Swiss. Dia menyadari bahwa The Pharaohs tampil gemilang dengan memberi ancaman dalam beberapa momen.
Namun demikian, dia berpikir bahwa Argentina selalu menguasai permainan. Itu sebabnya mereka bisa bangkit meski tertinggal dua gol.
“Saya rasa pertandingan ini selalu menjadi milik Argentina. Meskipun mereka memiliki dua atau tiga momen brilian, mereka adalah tim yang sangat bagus, karena saya bisa berbicara tentang Argentina di sini tanpa menyebut Mesir,” kata Scaloni, dilansir dari media Argentina, La Nacion.
“Mereka adalah tim yang sangat bagus, mereka memiliki pemain-pemain hebat. Tetapi kami, selain penalti, saya rasa kami memiliki 3 atau 4 peluang emas di babak pertama,” tambahnya.
Lionel Messi
Photo :
- Reuters/Dale Zanine
Dia menyadari bahwa Argentina kerap menjadi pusat perbincangan di masa lalu. “Besarnya peristiwa hari ini dapat dibandingkan dengan banyak hal besar yang pernah kita alami,” tutur Scaloni dalam konferensi pers.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Karena ini adalah perasaan sebuah tim yang, terlepas dari apa yang terjadi, terus maju, mencoba memainkan permainan mereka sendiri. Pada akhirnya, itulah inti dari sepak bola; sepak bola itu sendiri, taktik, dan strategi datang kemudian, jadi itu penting,” lanjut Scaloni.
“Tetapi jika kita tidak memiliki bagian yang kita miliki hari ini, tidak hanya hari ini, tetapi pada kesempatan lain kita pasti sudah tersingkir,” tambahnya.
Halaman Selanjutnya
Eks bek Lazio itu juga menekankan pentingnya para fans yang terus mendukung hingga akhir. Scaloni menekankan bahwa itu sudah terjadi sejak empat tahun lalu di Qatar, dan kini berlanjut di Piala Dunia 2026.