kingsheadwye.com

Lirik lagu Garuda Pancasila dan sejarah terciptanya

Jakarta (ANTARA) - Lagu "Garuda Pancasila" menjadi salah satu lagu nasional yang lekat dengan nilai patriotisme dan semangat kebangsaan. Lagu ciptaan Sudharnoto tersebut mengajak masyarakat menjadikan Pancasila sebagai dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Garuda Pancasila" diciptakan pada 1956 ketika Sudharnoto bekerja di Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta. Lagu tersebut pada awalnya dikenal dengan judul "Mars Pancasila" sebelum kemudian lebih populer dengan nama "Garuda Pancasila".

Baca juga: Lirik "Rayuan Pulau Kelapa" karya legendaris Ismail Marzuki

Baca juga: Lirik "Kebyar-Kebyar" ciptaan Gombloh yang tetap populer hingga kini

Lirik lagu Garuda Pancasila

Berikut lirik lagu "Garuda Pancasila" karya Sudharnoto:

Garuda Pancasila

Akulah pendukungmu

Patriot proklamasi

Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar negara

Rakyat adil makmur sentosa

Pribadi bangsaku

Ayo maju maju

Ayo maju maju

Ayo maju maju

Sejarah terciptanya Lagu Garuda Pancasila

"Garuda Pancasila" diciptakan Sudharnoto pada 1956. Saat itu, Sudharnoto bekerja sebagai Kepala Seksi Musik RRI Jakarta. Dalam sejumlah catatan sejarah, lagu tersebut awalnya diberi judul "Mars Pancasila".

Nama lagu kemudian berubah menjadi "Garuda Pancasila" karena menyesuaikan dengan lambang negara Indonesia. Melalui lagu tersebut, Sudharnoto menuangkan semangat untuk mendukung Pancasila sekaligus memperkuat rasa kebangsaan.

Lagu bertempo mars dengan syair yang lugas tersebut kemudian mudah dihafal dan dinyanyikan oleh berbagai generasi. Pesannya menempatkan Pancasila sebagai dasar negara serta menggambarkan cita-cita kehidupan rakyat yang adil, makmur, dan sentosa.

Baca juga: Lirik lagu "Bendera Kita" ciptaan Dirman Sasmokoadi

Sosok Sudharnoto

Sudharnoto memiliki nama lengkap Prohar Sudharnoto. Ia lahir di Kendal, Jawa Tengah, pada 24 Oktober 1925. Ketertarikannya terhadap musik tumbuh dari lingkungan keluarga.

Sudharnoto kemudian menekuni dunia musik dan pernah bekerja sebagai penyiar program musik di RRI sebelum dipercaya menjadi Kepala Seksi Musik RRI Jakarta pada 1952. Ia juga belajar musik kepada sejumlah tokoh dan komponis.

Selain "Garuda Pancasila", Sudharnoto menghasilkan sejumlah karya musik lainnya. Ia juga dikenal sebagai ilustrator musik film dan terlibat dalam berbagai karya perfilman Indonesia.

Sudharnoto meninggal dunia pada 11 Januari 2000. Meski telah tiada, namanya tetap dikenal melalui karya-karyanya, terutama "Garuda Pancasila" yang terus dinyanyikan hingga sekarang.

Makna lagu Garuda Pancasila

"Garuda Pancasila" mengandung pesan mengenai kecintaan terhadap Pancasila sebagai dasar negara. Kalimat "Akulah pendukungmu" menunjukkan sikap untuk mendukung dan menjalankan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Sementara itu, bagian "Patriot proklamasi" dan "Sedia berkorban untukmu" menggambarkan semangat pengorbanan untuk bangsa dan negara.

Lirik tentang rakyat yang adil, makmur, dan sentosa juga mencerminkan cita-cita kehidupan berbangsa. Bagian "Ayo maju maju" menjadi ajakan kepada masyarakat untuk terus bergerak membangun bangsa dengan berlandaskan Pancasila.

Seiring waktu, "Garuda Pancasila" semakin dikenal luas dan menjadi bagian dari berbagai kegiatan kebangsaan. Lagu tersebut kerap dinyanyikan dalam kegiatan sekolah, upacara, serta peringatan hari-hari nasional.

Meski diciptakan puluhan tahun lalu, pesan mengenai Pancasila, patriotisme, pengorbanan, dan cita-cita masyarakat yang adil dan makmur membuat lagu "Garuda Pancasila" tetap dikenal hingga kini.

Baca juga: Syair lagu kebangsaan "Indonesia Raya"

Baca juga: Lirik lagu "Terima Kasih Guruku" karya cipta Sri Widodo

Baca juga: Lirik lagu "Mars Hari Santri" untuk perayaan Hari Santri Nasional

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.