Listrik dan sinyal di Flores pulih 100 persen pascagempa - ANTARA News Bangka Belitung
Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya perkembangan positif dalam pemulihan layanan dasar pada hari ke-8 pascagempa bumi yang melanda kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni listrik dan sinyal sudah pulih 100 persen.
"Untuk layanan sosial listrik, ini informasi dari PLN, secara umum untuk Pulau Flores ini sudah pulih 100 persen," kata Kepala BNPB Suharyanto, dalam taklimat media yang digelar secara daring di Jakarta, Senin.
Sementara itu, ia menyampaikan layanan listrik di Pulau Palue berangsur normal di angka 84,59 persen. Akses komunikasi (BTS) dan distribusi bahan bakar melalui 56 SPBU juga dilaporkan telah beroperasi penuh.
Suharyanto juga mengonfirmasi bahwa akses transportasi darat yang sebelumnya terputus akibat tanah longsor kini telah terbuka seutuhnya.
"Kami laporkan bahwa sekarang tidak ada lagi jalan yang tidak bisa dilalui karena longsor atau gara-gara jembatannya rusak. Tidak pulih seperti sebelum terjadi bencana, tetapi secara fungsional ini semuanya sudah bisa dilalui," ujarnya.
Meski demikian, ia juga menyampaikan terdapat sebanyak 1.915 unit fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, kantor pemerintahan, dan lain sebagainya yang tercatat mengalami kerusakan.
Guna menopang penghidupan warga di tengah hancurnya ribuan permukiman tersebut, BNPB membanjiri daratan Flores dengan pasokan logistik sebanyak 1.225 ton.
Logistik tersebut dihimpun secara komando di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, untuk kemudian diterbangkan dan disebar lewat Posko Aju 1 di Labuan Bajo (869 ton) dan Posko Aju 2 di Maumere (356 ton).
Sistem rantai pasok tersebut didukung secara masif oleh 16 armada udara (pesawat dan helikopter), puluhan truk yang bersiaga di Posko Aju, serta ratusan armada sepeda motor untuk menembus lokasi ekstrem.
Suharyanto menjamin bahwa stok barang kebutuhan dasar di kawasan bencana saat ini sangat berlimpah dan cukup untuk mencukupi kebutuhan masyarakat terdampak hingga satu atau dua pekan ke depan.
Guna memastikan bantuan tiba ke tangan penyintas secepat mungkin, ia telah memerintahkan jajarannya agar tidak menahan barang di dalam gudang posko.
"Ada buffer stock, buffer stock ini kami juga barusan sudah cek, sudah menjadi protap (prosedur tetap) untuk tidak terlalu lama distok di titik-titik posko tadi ya, di gudang-gudangnya posko Maumere maupun posko Labuan Bajo agar untuk segera dikirim ke masyarakat terdampak," tutur Suharyanto.
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.