Maluku hadirkan replika rumah Laksamana Maeda hidupkan sejarah perumusan teks proklamasi - ANTARA News Ambon, Maluku
Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Maluku menghadirkan replika rumah Laksamana Tadashi Maeda di Kota Ambon sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk menghidupkan kembali sejarah perumusan teks Proklamasi kepada generasi muda.
Juru Bicara Pemprov Maluku sekaligus Wakil Ketua Panitia HUT ke-81 RI di Maluku, Kasrul Selang, mengatakan penggunaan replika rumah Laksamana Maeda sengaja diangkat untuk mengingatkan kembali salah satu bagian penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.
“Tema HUT RI kali ini di Ambon menggunakan replika rumah Laksamana Maeda adalah untuk mengingat sejarah di mana naskah teks Proklamasi dirumuskan, sehingga untuk memperkenalkan kepada generasi muda bagaimana naskah teks Proklamasi itu dirumuskan hingga mencapai kemerdekaan Indonesia,” kata Kasrul di Ambon, Selasa.
Ia mengatakan penggambaran rumah Laksamana Maeda diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari ornamen peringatan kemerdekaan, tetapi juga sarana edukasi agar masyarakat, khususnya generasi muda, memahami proses panjang yang melatarbelakangi lahirnya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Peringatan HUT ke-81 RI tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Menurut Kasrul, tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus menghubungkan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan dengan tantangan pembangunan saat ini.
Sementara itu Desainer replika rumah Laksamana Maeda, Calleb Ang, mengatakan konsep desain yang dibuat mengangkat suasana detik-detik Proklamasi dengan menampilkan teks Proklamasi, gambaran rumah Laksamana Maeda, serta sosok Soekarno dan Mohammad Hatta.
“Untuk desain kali ini kita mengambil tema detik-detik Proklamasi. Kita terinspirasi dari kisah Soekarno dan Hatta bersama-sama menyusun teks Proklamasi,” kata Calleb.
Ia menjelaskan, bagian teks Proklamasi sengaja dibuat menjadi salah satu elemen utama desain agar generasi muda dapat kembali berinteraksi dengan sejarah dan memahami makna perjuangan para tokoh dalam proses menuju kemerdekaan Indonesia.
“Harapannya karena banyak sekali anak-anak muda atau generasi sekarang yang bahkan mungkin sudah tidak tahu sejarah, tidak tahu cerita ini, tidak tahu bahwa ada kisah dan perjuangan orang-orang yang memberikan pikirannya untuk kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.
Calleb mengatakan replika tersebut terinspirasi dari rumah Laksamana Maeda yang saat ini berada di Jakarta Pusat, tempat Soekarno, Mohammad Hatta, dan sejumlah tokoh lainnya merumuskan naskah Proklamasi pada 16 Agustus 1945.
Namun, replika yang dibangun di Ambon dibuat lebih sederhana dengan menyesuaikan kondisi lokasi dan ketinggian bangunan tanpa menghilangkan karakter utama rumah tersebut sehingga tetap dapat dikenali sebagai representasi Rumah Laksamana Maeda.
“Kalau aslinya sebenarnya dua lantai, tetapi kita bikin dengan konsep yang lebih sederhana. Kita menyesuaikan dengan ketinggian dan lokasi, tetapi secara garis besar bentuknya tetap terbaca,” katanya.
Menurut dia, pengerjaan desain dan pembuatan replika membutuhkan waktu sekitar tiga minggu, sedangkan proses pemasangan di lokasi berlangsung sekitar lima hari.
Selain replika rumah, desain juga memuat elemen visual yang menggambarkan Soekarno dan Hatta sebagai tokoh yang membacakan teks Proklamasi, sehingga keseluruhan tampilan diharapkan mampu menggambarkan rangkaian peristiwa menjelang lahirnya kemerdekaan Indonesia.
Kehadiran replika tersebut sekaligus menjadi upaya menghadirkan sejarah dalam bentuk visual yang lebih mudah dipahami masyarakat, terutama generasi muda, di tengah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Maluku.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Maluku hadirkan replika rumah Laksamana Maeda sambut HUT ke-81 RI
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.