kingsheadwye.com

Maruarar Bakal Bentuk Badan Layanan Umum Terkait Perumahan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah akan membentuk Badan Layanan Umum (BLU) di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Pembentukan BLU ini diharapkan mampu meningatkan efektivitas pelayanan publik di sektor perumahan dengan tetap mengedepankan prinsip efisien, akuntabilitas dan tata kelola yang baik.

“Kami juga membahas pembentukan BLU di Kementerian PKP. Selanjutnya, kami akan berkonsultasi dengan Kementerian PANRB dan Kementerian Keuangan agar proses pembentukannya berjalan sesuai ketentuan,” ujar Menteri PKP Marurar Sirait (Ara), dikutip dari keterangan resmi, Rabu (22/7/2026).

Ia menuturkan, Kementerian PKP mempersiapkan BLU berkat dukungan Menteri Hukum Supratman Andi Agtask arena belum ada BLU. Ara juga banyak berkonsultasi dengan Menteri Hukum mengenai tahapan pembentukan BLU Perumahan.

"Kami banyak berkonsultasi mengenai tahapan soal pembentukan BLU dan sebagainya supaya itu semua sesuai dengan tata kelola yang benar," ujar dia dikutip dari Antara.

Ara juga menuturkan, Kementerian PKP juga akan berkomunikasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini serta pihak-pihak terkait mengenai pembentukan BLU perumahan.

Ia menegaskan, ekosistem perumahan hanya bisa tumbuh kuat melalui kolaborasi.

Menurut dia, keterlibatan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengembang, perbankan, akademisi, swasta, hingga lembaga penegak hukum adalah kunci agar sektor perumahan melahirkan terobosan kreatif yang tidak hanya menyediakan rumah layak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Ara mengatakan sektor perumahan merupakan lintas sektor. Ada aspek pembiayaan, pembangunan, perizinan, bahkan hukum. Semua pihak harus duduk bersama. Kalau ekosistemnya solid, maka terobosan kreatif bisa dihadirkan.

Berbagai terobosan dalam sektor perumahan bukan sekadar program, melainkan hasil nyata dari gotong royong lintas ekosistem. Ke depan, Kementerian PKP berkomitmen memperkuat kolaborasi agar perumahan semakin menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus sarana pemerataan kesejahteraan.

Ara juga menuturkan, kalau pemerintah, perbankan, pengembang, akademisi, swasta, dan pemda jalan bersama, hasilnya luar biasa. Bukan hanya membangun rumah, tapi juga membuka lapangan kerja, menggerakkan industri, dan menumbuhkan ekonomi.