kingsheadwye.com

Media Vietnam Tak Menyangka, Timnas Indonesia Kehilangan Banyak Bintang tapi Tetap Ditakuti

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:00 WIB

VIVA – Absennya sederet pemain langganan Timnas Indonesia ternyata tidak membuat rasa khawatir berkurang di kubu lawan. Menjelang bergulirnya Piala AFF 2026, media Vietnam justru mengakui kekuatan Skuad Garuda tetap layak diperhitungkan meski tampil tanpa sejumlah bintang yang berkarier di Eropa.

Baca Juga

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memang tidak memasukkan nama-nama seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Ole Romeny, hingga Emil Audero ke dalam skuad berisi 26 pemain yang dipersiapkan menghadapi turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi itu sempat memunculkan anggapan Indonesia akan tampil dengan kekuatan yang berkurang. Namun, pandangan berbeda justru datang dari Vietnam.

Baca Juga

Media Vietnam Tuoi Tre menilai absennya sejumlah pemain yang merumput di Eropa tidak membuat kualitas Timnas Indonesia turun secara drastis. Mereka bahkan tetap menempatkan Garuda sebagai rival utama Vietnam di Grup A.

"Indonesia, rival terbesar Vietnam di grup ini, tidak dapat menurunkan semua pemain naturalisasinya yang saat ini bermain di Eropa," tulis Tuoi Tre.

Baca Juga

Media tersebut kemudian menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki kedalaman skuad yang membuat mereka tetap berbahaya.

"Meskipun demikian, tim Indonesia tetap terbilang tangguh karena banyak pemain naturalisasi lainnya yang telah kembali bermain di liga domestik. Contoh utamanya mencakup bek Sandy Walsh, Jordi Amat, Justin Hubner, Shayne Pattynama, gelandang Ivar Jenner, serta penyerang Ragnar Oratmagoen dan Rafael Struick," lanjut ulasan media tersebut.

Penilaian itu menunjukkan Vietnam tidak memandang enteng Indonesia, meski beberapa pemain yang selama ini menjadi tulang punggung tim tidak ikut dalam ajang AFF tahun ini.

Keputusan Herdman sendiri tak lepas dari situasi kalender internasional. Piala AFF 2026 tidak masuk agenda resmi FIFA Match Window sehingga klub-klub Eropa tidak memiliki kewajiban melepas pemainnya untuk membela tim nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, Indonesia lebih banyak mengandalkan pemain dari kompetisi Super League Indonesia, ditambah sejumlah pemain naturalisasi yang berkarier di Asia maupun telah kembali bermain di kompetisi domestik.

Meski demikian, kualitas skuad tetap terjaga. Nama-nama seperti Thom Haye, Marc Klok, Marselino Ferdinan, Sandy Walsh, Jordi Amat, Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, Shayne Pattynama, hingga Ivar Jenner tetap menjadi andalan untuk membawa Indonesia bersaing di Grup A.

Halaman Selanjutnya

Selain itu, Herdman juga memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda seperti Mitchell Baker, Tim Geypens, Rayhan Hannan, Beckham Putra Nugraha, Dony Tri Pamungkas, dan Rizky Eka Pratama untuk menambah energi baru dalam tim.