kingsheadwye.com

Menteri ESDM pimpin peletakan batu pertama PSN LNG Abadi Blok Masela di Tanimbar - ANTARA News Ambon, Maluku

Ambon (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memimpin peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Blok Masela, di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam sambutannya mengatakan proyek LNG Abadi Masela merupakan salah satu proyek strategis yang akan memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus menjadi penggerak pembangunan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

"Blok Abadi Masela ini puluhan tahun tertunda, tidak selesai-selesai. Setelah akhirnya sudah ada keputusan dan kajian, saya minta kepada Inpex untuk segera jalan. Sekarang alhamdulillah sudah berjalan dan tahun 2027 sudah masuk tahap konstruksi," kata Bahlil.

Acara peletakan batu pertama tersebut sebelumnya direncanakan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto. Namun, Kepala Negara memberikan sambutan secara virtual, sementara prosesi groundbreaking dipimpin langsung oleh Menteri ESDM.

Bahlil menjelaskan proyek LNG Abadi Masela memiliki nilai investasi sekitar 21 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara sekitar Rp342 triliun, termasuk tambahan investasi sebesar 1 miliar dolar AS untuk penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS).

Proyek tersebut dirancang memproduksi gas alam cair (LNG) sebesar 9,5 juta ton per tahun, kondensat sekitar 35 ribu barel per hari, serta gas pipa mencapai 150 juta kaki kubik per hari.

Ia menegaskan pemerintah menetapkan sebagian besar produksi gas dari Blok Masela diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

"Nanti gasnya 60 persen minimal untuk memenuhi kebutuhan domestik dan 40 persen maksimal untuk kami melakukan ekspor," katanya lagi.

Bahlil mengatakan proyek tersebut juga akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, serta tumbuhnya berbagai peluang usaha bagi masyarakat di Maluku.

"Proyek ini menciptakan lapangan kerja dengan penyerapan sekitar 12 ribu tenaga kerja pada masa konstruksi," ujarnya pula.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak seluruh masyarakat memberikan dukungan dan doa agar Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela sukses sebagai tonggak penting bagi percepatan pembangunan ekonomi Maluku.

“Momentum ini menjadi langkah penting bagi masa depan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kawasan,” katanya pula.

Selain memperkuat pasokan energi nasional, proyek tersebut juga dinilai mendukung agenda transisi energi, karena menggunakan teknologi CCS untuk mengurangi emisi karbon dalam proses produksi gas.

Proyek LNG Abadi Wilayah Kerja Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional sektor energi yang dioperasikan oleh INPEX Masela Ltd, anak perusahaan INPEX Corporation.

Lapangan Abadi berada di Laut Arafura, sekitar 750 kilometer di selatan Kota Ambon dan sekitar 12 mil dari pulau terdekat. Lapangan tersebut berada pada kedalaman laut sekitar 400 hingga 800 meter dengan seluruh wilayah kerja berada di perairan Indonesia yang berbatasan dengan Australia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri ESDM memimpin peletakan batu pertama Blok Masela di Tanimbar

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.