kingsheadwye.com

Menteri LH targetkan saldo sampah nol pada 2029 - ANTARA News Kalimantan Selatan

Berbagai teknologi kita welcome. Tidak harus menjadi listrik, tapi bisa menjadi pirolisis, menjadi RDF, menjadi briket, pelletizing seperti batu bara dan sebagainya

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Mohammad Jumhur Hidayat menargetkan saldo sampah di Indonesia menjadi nol atau zero waste pada tahun 2029 melalui penerapan berbagai teknologi pengolahan.

"Yang tidak ada PSEL-nya juga harus saldonya zero. Harus selesai sampai tahun 2029, targetnya seperti itu," kata Menteri LH Jumhur Hidayat saat peresmian pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Ia mengungkapkan program PSEL baru mencakup sekitar 60 kabupaten/kota, sedangkan sekitar 470 kabupaten/kota lainnya masih membutuhkan solusi pengelolaan sampah.

Menurut Jumhur, pemerintah tidak hanya mengandalkan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik untuk mengejar target tersebut.

Berbagai teknologi dapat diterapkan sesuai dengan karakteristik dan volume sampah masing-masing daerah, antara lain pirolisis, Refuse-Derived Fuel (RDF), briket, hingga pengolahan menjadi pelet.

Baca juga: UI gandeng BRIN kembangkan pengolahan sampah berbasis zero waste

"Berbagai teknologi kita welcome. Tidak harus menjadi listrik, tapi bisa menjadi pirolisis, menjadi RDF, menjadi briket, pelletizing seperti batu bara dan sebagainya," ujar Menteri LH Jumhur Hidayat.

Ia mengatakan teknologi selain PSEL antara lain dapat diterapkan di daerah yang menghasilkan sampah dalam volume lebih kecil sehingga tidak memenuhi skala untuk pengolahan menjadi energi listrik.

Menteri LH juga mengingatkan persoalan timbulan sampah tetap harus ditangani selama menunggu fasilitas PSE selesai dibangun dan mulai beroperasi.

Menurut dia, pembangunan fasilitas membutuhkan waktu sekitar dua tahun, sementara sampah akan terus dihasilkan setiap hari, terutama sampah organik yang dapat menimbulkan bau dan persoalan lingkungan.

Baca juga: Menteri LH minta kepala daerah pastikan masalah sampah selesai di 2029

"Dari sekarang sampai dua tahun sampah jalan terus dan khususnya organik yang timbulan bau dan sebagainya, itu juga akan jalan terus," kata Menteri LH Jumhur Hidayat.

Ia menegaskan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tetap bertugas memastikan penanganan sampah berjalan sejak saat ini, selama masa pembangunan fasilitas, hingga setelah PSEL beroperasi.

PSEL Bogor Raya 1 sendiri dirancang mampu mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun dengan nilai investasi sekitar Rp2,8 triliun.

Proyek tersebut diproyeksikan menghasilkan energi hijau untuk menyuplai listrik lebih dari 100.000 rumah di Bogor Raya, sekaligus mengurangi kebutuhan lahan tempat pembuangan akhir sekitar 80 persen.

Baca juga: Danantara: PSEL Bogor Raya 1 bisa suplai energi hijau ke rumah warga

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri LH targetkan saldo sampah nol pada 2029 lewat aneka teknologi

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.