kingsheadwye.com

NTB memperkuat Kopdes Merah Putih jadi penggerak ekonomi rakyat

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan guna mendukung percepatan program koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) di wilayah itu.

"Penguatan ini kita mulai dari tata kelola, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan modernisasi koperasi. Ini menjadi langkah strategis agar koperasi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi pilar ekonomi daerah," kata Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri usai Tasyakuran Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Mataram, Jumat.

Menurutnya, Harkopnas harus menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat berkoperasi sekaligus melakukan pembenahan terhadap koperasi agar semakin sehat, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman.

"Koperasi yang kita miliki saat ini kondisinya beragam. Ada yang berkembang dengan baik, ada yang membutuhkan penguatan tata kelola, dan ada pula yang memerlukan pembinaan lebih intensif agar kembali sehat dan produktif," ujarnya.

Baca juga: Indonesia readies social aid scheme through village cooperatives

Ia menilai perkembangan teknologi, kemudahan akses informasi, dan dukungan infrastruktur yang semakin baik harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk mempercepat transformasi koperasi. Karena itu, peningkatan kompetensi pengurus, penguatan manajemen, serta pelatihan bagi pengelola koperasi desa/kelurahan merah putih menjadi agenda penting yang harus terus dilakukan.

Wagub optimistis NTB memiliki modal yang kuat dalam menyukseskan program KDKMP sebagai salah satu program strategis nasional. Selain didukung kesiapan data koperasi, NTB juga memiliki potensi aset dan lahan yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pengembangan koperasi di seluruh desa dan kelurahan.

"Ketersediaan lahan menjadi tantangan di sejumlah daerah. Di NTB, potensi tersebut menjadi keunggulan yang dapat mendukung pengembangan KDKMP secara lebih optimal," katanya.

Baca juga: 25 gerai KDMP rampung hingga semester I 2026 di Lombok Tengah

Menurut Wagub, koperasi selama ini telah terbukti menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Keberadaan koperasi, termasuk koperasi wanita, telah membantu meningkatkan pendapatan keluarga, memperkuat usaha mikro, serta mendukung pembiayaan pendidikan anak," katanya.

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) NTB mencatat 121 KDKMP di NTB sudah mulai beroperasi. Pemprov NTB menargetkan seluruh KDKMP di NTB beroperasi penuh pada 2027.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Wirawan Ahmad mengatakan dari total 1.166 KDKMP yang sudah terbentuk di NTB, 121 koperasi sudah beroperasi, bahkan, beberapa koperasi sudah melaksanakan model bisnis dengan baik.

Sedangkan, KDKMP yang sudah memiliki gerai tercatat 19 koperasi. jumlah Koperasi Desa Merah Putih di NTB yang sudah terdaftar di PT Agrinas sebanyak 510 koperasi.

Seluruh Koperasi yang sudah terdaftar itu ditargetkan beroperasi tahun ini. Di sisi lain, ada 707 Koperasi Desa Merah Putih telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Pewarta : Nur Imansyah
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026