OJK sebut penerapan ekosistem penggemukan sapi diperluas ke Lampung Timur
OJK sebut penerapan ekosistem penggemukan sapi diperluas ke Lampung Timur
Jumat, 23 Oktober 2026 19:55 WIB
Ilustrasi- Ternak sapi milik peternakan rakyat di Kabupaten Lampung Selatan. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)
Lampung memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan
Bandarlampung (ANTARA) - Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Indah Puspitasari mengatakan bahwa implementasi ekosistem penggemukan sapi terintegrasi diperluas ke Kabupaten Lampung Timur guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
"Lampung memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, namun kita perlu membuat ekosistem yang terintegrasi dari sisi regulasi, pembiayaan dan berbagai hal dari hulu sampai hilir untuk menggerakkan ekonomi daerah," ujar Indah Puspitasari di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan saat ini pihaknya tengah mengembangkan ekosistem penggemukan sapi terintegrasi yang telah berlangsung di Kabupaten Lampung Tengah dan diperluas tahun ini ke Kabupaten Lampung Timur.
"Terkait pembentukan ekosistem penggemukan sapi ini kami akan berkoordinasi dengan beberapa daerah yang memiliki karakteristik yang sama sebagai produsen sapi untuk dibentuk ekosistem yang terintegrasi antara peternak, offtaker, perbankan, pemerintah daerah, asuransi ternak, BPJS Ketenagakerjaan, dan asuransi kredit," katanya.
Dia menjelaskan sebelumnya hasil implementasi program di triwulan IV 2025-triwulan III 2026 di Kabupaten Lampung Tengah telah ada 10 debitur, dengan total kredit Rp1,5 miliar, menggunakan jenis kredit yakni kredit usaha rakyat (KUR) dan kredit usaha rakyat daerah (KURDA).
"Di 2026-2027 ini rencana pengembangannya harus menghasilkan output adanya peningkatan jumlah debitur, sehingga jumlah peternak yang memiliki akses keuangan akan bertambah. Serta ada replikasi program di Lampung Timur," ucap dia.
Menurut dia, dengan pelaksanaan program ekosistem penggemukan sapi terintegrasi yang diperluas tahun ini ke Kabupaten Lampung Timur, juga akan terbentuk ekosistem pembiayaan dari hulu ke hilir yang dapat memperluas akses pembiayaan, meningkatkan produktivitas dan nilai tambah usaha, pendapatan masyarakat meningkat, lapangan pekerjaan bertambah.
Kemudian memberikan kepastian pasar melalui adanya offtaker, mengelola dan memitigasi risiko dengan adanya keterlibatan asuransi, serta memperkuat kelembagaan peternak, kepastian dalam keberlanjutan usaha, dan kapasitas pembiayaan pembangunan daerah meningkat.
"Nanti kalau ekosistem penggemukan sapi terintegrasi dapat berjalan dengan baik, akan di replikasi ke sektor unggulan daerah lainnya seperti pembentukan ekosistem perkebunan dan kehutanan yang saat ini dalam proses, lalu ke sektor perikanan, pertanian, pariwisata dan UMKM, sehingga pertumbuhan ekonomi bertumbuh dari sini," tambahnya.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.