kingsheadwye.com

Pangdam XXI/Radin Inten serukan transformasi nilai perjuangan pada HUT Ke-81 RI

Pangdam XXI/Radin Inten serukan transformasi nilai perjuangan pada HUT Ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 05:22 WIB

Image Print

Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Radin Inten (Lampung-Bengkulu) Mayjen TNI Kristomei Sianturi (empat dari kiri) pada peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI. ANTARA/HO-Dokumen Pribadi

TNI memikul amanah luhur para pahlawan untuk senantiasa memberikan pengabdian terbaik bagi rakyat, bangsa, dan negara

Bandarlampung, Lampung (ANTARA) - Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Radin Inten (Lampung-Bengkulu) Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyerukan pentingnya mentransformasikan nilai-nilai perjuangan menjadi kontribusi konkret bagi pembangunan bangsa pada peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kristomei menegaskan kemerdekaan bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan moral bagi seluruh elemen masyarakat untuk mentransformasikan nilai-nilai perjuangan serta memperkuat kedaulatan nasional di tengah dinamika global yang kian kompleks.

"Sebagai benteng utama pertahanan bangsa, TNI memikul amanah luhur para pahlawan untuk senantiasa memberikan pengabdian terbaik bagi rakyat, bangsa, dan negara," ujar Kristomei di Bandarlampung, Lampung, Senin.

Ia menekankan peran sentral Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas negara serta melanjutkan visi para pendiri bangsa.

Menurutnya, peran TNI saat ini telah melampaui tugas militer konvensional.

"Kehadiran TNI tidak hanya sebagai pengawal kedaulatan NKRI dan pembela panji-panji ideologi Pancasila, tetapi juga sebagai mitra strategis rakyat dalam memelihara stabilitas dan percepatan pembangunan di daerah untuk kesejahteraan rakyat," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kristomei juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Lampung dan Bengkulu agar tidak melupakan sejarah panjang perjuangan bangsa.

"Kemerdekaan ini ditebus dengan darah, air mata, dan pengorbanan jiwa para pendahulu. Menjadi kewajiban moral kita bersama untuk meneruskan cita-cita perjuangan tersebut melalui karya nyata, integritas, dan pengabdian yang relevan dengan tantangan zaman," tuturnya.

Ia menilai usia ke-81 Republik Indonesia yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" harus dijadikan momentum strategis untuk memperkokoh persatuan dan memperkuat optimisme dalam menghadapi dinamika global.

"Mari kita transformasikan nilai-nilai kemerdekaan menjadi energi positif, menyamakan visi guna mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, sejahtera, dan bermartabat," ucapnya.

Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.