kingsheadwye.com

PB PASI evaluasi total hasil atletik Indonesia di Asian Games 2026

Jakarta (ANTARA) - Ketum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan mengevaluasi total hasil tim atletik Indonesia dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.

"Untuk Asian Games 2026, evaluasi kami memang tidak mungkin atlet itu hanya persiapan dua bulan untuk bisa berprestasi, tidak mungkin, jadi mesti long term (jangka panjang)," kata Luhut saat diwawancarai ANTARA di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan, PASI tengah menyiapkan program pembinaan jangka panjang guna meraih prestasi lebih tinggi secara berkelanjutan.

Dia menjelaskan, poin-poin dalam evaluasi nanti akan mencakup kesiapan atlet, pola latihan, hingga pemanfaatan serta pembangunan pusat latihan yang mendukung persiapan jangka panjang.

Luhut menyatakan PB PASI kini sudah memiliki pusat latihan di Pangalengan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat dan kawasan Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara, yang berada pada ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung program latihan atlet secara berkelanjutan.

Selain itu, federasi juga telah memiliki pusat latihan di Timika, Papua, yang diarahkan untuk nomor lempar lembing dan sejenisnya. Menurut Luhut, wilayah tersebut memiliki potensi atlet dengan kemampuan yang mendukung dalam pengembangan nomor lempar.

Baca juga: Hendro dan Violine Intan pecahkan rekornas jalan cepat di Asian Games

Baca juga: Dina finis urutan ke-5 final lari gawang 100 meter

Ketum PB PASI itu menambahkan federasi tengah meregenerasi sejumlah atlet nomor lari, termasuk mencari penerus Lalu Muhammad Zohri.

Program tersebut diarahkan untuk melahirkan atlet-atlet baru yang mampu bersaing di tingkat Asia dan meningkatkan prestasi Indonesia pada masa mendatang.

Pembinaan intensif selama dua hingga empat tahun ke depan diharapkan dapat memberikan fondasi untuk menghadapi Asian Games berikutnya, sehingga target prestasi tidak hanya berorientasi pada SEA Games.

Terkait evaluasi teknis Asian Games 2026, tambah dia, pengurus memang menemukan persoalan dalam persiapan atlet, termasuk aspek disiplin. Khusus Zohri, kondisi fisiknya turut menjadi perhatian karena atlet tersebut baru menjalani operasi sebelum tampil pada Asian Games 2026.

PB PASI akan memantau perkembangan Zohri dalam delapan bulan hingga satu tahun ke depan, sekaligus menyusun langkah pembinaan yang lebih terukur bagi atlet lainnya. Evaluasi itu menjadi dasar perbaikan program pelatnas dan regenerasi atlet atletik Indonesia.

Baca juga: Maria Londa jalani "last dance" Asian Games, titip pesan pada penerus

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.