Pemerintah menyebut asap karhutla belum ganggu negara tetangga - ANTARA News Kalimantan Selatan
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menyatakan hingga Senin belum menerima laporan adanya negara tetangga yang terganggu asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Indonesia, di tengah upaya penanganan kebakaran yang telah melanda sekitar 107.000 hektare.
"Kita juga berupaya sekeras mungkin untuk tidak mengganggu pihak lain, baik ke negara tetangga yang dekat dengan kita," kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Menurut Djamari, pemerintah mempercepat pemadaman karhutla melalui operasi udara dengan mengerahkan sekitar 43 helikopter serta 10 hingga 15 pesawat fixed-wing sesuai kebutuhan.
"Kita mengerahkan sekitar 43 helikopter sampai dengan hari ini, ditambah dengan fixed-wing juga bisa antara 10 sampai dengan 15 sesuai dengan kebutuhan," katanya.
Selain operasi udara, pemerintah melakukan pemadaman dari darat, antara lain dengan menggunakan tangki fleksibel sebagai tempat penampungan air sementara untuk mendukung petugas di lapangan.
Djamari mengatakan hingga saat ini pemerintah belum menerima laporan dari negara lain mengenai gangguan asap akibat karhutla di Indonesia.
"Sampai dengan hari ini tidak ada itu (pihak yang terganggu dengan asap), ya," katanya.
Pemerintah mencatat sekitar 107.000 hektare lahan terdampak karhutla di sejumlah wilayah Indonesia.
Penanganan difokuskan pada enam provinsi rawan, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Menurut Djamari, kawasan tersebut menjadi perhatian karena memiliki lahan gambut yang rentan terbakar dalam kondisi kering pada musim kemarau.
Selain enam provinsi tersebut, kebakaran juga terjadi di sejumlah kawasan lain, antara lain kawasan Gunung Bromo di Jawa Timur, Gunung Gede Pangrango di Jawa Barat, dan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat.
Pemerintah akan terus melakukan pemadaman dan langkah pencegahan untuk mengendalikan karhutla serta mencegah dampak asap meluas ke wilayah lain.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Karhutla 107 ribu hektare belum ganggu negara tetangga
Pewarta: Walda Marison
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.