Pemkab Kotabaru ajak ASN teladani akhlak Rasulullah SAW - ANTARA News Kalimantan Selatan
Kotabaru, Kalsel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk meneladani akhlak Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam (SAW) sebagai pedoman hidup di masyarakat, berbangsa dan bernegara.
Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, menyampaikan rasa syukur karena seluruh jajaran Pemkab Kotabaru dapat bersama-sama memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki esensi yang sangat penting sebagai wujud ungkapan kegembiraan atas kelahiran Mabi Muhammad SAW serta sebagai bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah,”ujar Syairi, di Kotabaru, Selasa.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menambahkan, kecintaan kepada Rasulullah SAW hendaknya diwujudkan melalui penerapan nilai-nilai keteladanan dalam kehidupan,termasuk dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
Ustadz H.Ali Furqon, menceritakn akhlak Rasulullah SAW seperti kejujuran, amanah, kedisiplinan, kesabaran dan tanggung jawab dinilai relevan untuk menjadi pedoman bagi aparatur dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Karena ini tentang cinta kepada Nabi kita,cinta kepada Baginda Rasulullah SAW. Nilai-nilai tersebut hendaknya menjadi pengingat dan pedoman bagi kita masing-masing dalam menjalani kehidupan,” katanya.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,pemkab kotabaru berharap nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia semakin tumbuh dilingkungan,semangat keteladanan Rasulullah SAW dapat diwujudkan dalam pelaksanaan tugas,pengabdian serta pelayanan kepada masyarakat.
Pewarta: Ahmad Nurahsin Q
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.