kingsheadwye.com

Pemkab Pasaman Barat ekspose manajemen Talenta di BKN pusat, Bupati: Dorong pengelolaan ASN berbasis kompetensi, potensi dan kinerja

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melaksanakan ekspose manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, Rabu (19/8).

Ekspose tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pasaman Barat Yulianto, Wakil Bupati M. Ihpan dan Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, bersama jajaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Inspektorat Kabupaten Pasaman Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Pasaman Barat dalam memperkuat tata kelola sumber daya manusia aparatur yang profesional, objektif dan berbasis sistem merit melalui penerapan Manajemen Talenta ASN.

Dalam ekspose tersebut, Pemkab Pasaman Barat memaparkan kesiapan dan langkah strategis penerapan manajemen talenta di lingkungan pemerintah daerah, mulai dari pemetaan potensi dan kompetensi ASN, rekam jejak kinerja, pengembangan kompetensi, hingga penyusunan kelompok talenta (talent pool) sebagai salah satu basis dalam pengembangan karier dan pengisian jabatan.

Bupati Pasaman Barat Yulianto menegaskan bahwa penerapan Manajemen Talenta bukan sekadar pemenuhan aspek administrasi kepegawaian, tetapi merupakan langkah strategis untuk memastikan Pemkab Pasaman Barat memiliki ASN yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan organisasi serta tantangan pembangunan daerah.

“Melalui Manajemen Talenta, kita ingin memastikan ASN mendapatkan kesempatan untuk berkembang berdasarkan kompetensi, potensi dan kinerjanya. Pada saat yang sama, pemerintah daerah dapat menempatkan SDM yang tepat pada posisi yang tepat sehingga organisasi semakin profesional, efektif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat," kata dia.

Dia menjelaskan penerapan Manajemen Talenta diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat strategis bagi Pemkan Pasaman Barat di antaranya pertama, mewujudkan prinsip the right person in the right position, sehingga penempatan ASN semakin sesuai dengan kompetensi, potensi dan kebutuhan organisasi.

Kedua, mendukung penerapan sistem merit, dengan pengembangan karier dan pengisian jabatan yang lebih objektif, transparan dan berbasis data.

Ketiga, memetakan ASN potensial dan berkinerja tinggi sebagai sumber kader pimpinan dan talenta masa depan Pemkab Pasaman Barat.

Keempat, memperkuat perencanaan suksesi jabatan, sehingga kebutuhan organisasi terhadap pejabat dan ASN kompeten dapat dipersiapkan secara berkelanjutan.

Kelima, mendorong peningkatan kompetensi ASN secara terarah, karena pengembangan pegawai dapat disesuaikan dengan hasil pemetaan kompetensi dan kebutuhan organisasi.

Keenam meningkatkan motivasi dan kinerja ASN, melalui pola pengembangan karier yang lebih jelas dan berbasis prestasi.

Ketujuh, mengurangi subjektivitas dalam pengelolaan karier ASN, karena keputusan kepegawaian semakin didukung data mengenai potensi, kompetensi dan kinerja.

Kedelapan, memperkuat kualitas birokrasi dan pelayanan publik, karena setiap perangkat daerah didukung aparatur yang memiliki kapasitas sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Pemkab Pasaman Barat juga menekankan bahwa talenta-talenta yang dipersiapkan untuk menduduki jabatan strategis tidak hanya harus memiliki kompetensi teknis dan manajerial, tetapi juga harus memiliki integritas, kemampuan kepemimpinan, serta pemahaman yang kuat terhadap visi, misi dan arah pembangunan Pasaman Barat.

Melalui ekspose di BKN Pusat tersebut, Pemkab Pasaman Barat berharap mendapatkan penguatan, arahan dan penyempurnaan terhadap implementasi Manajemen Talenta ASN sehingga dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan.

Manajemen Talenta menjadi bagian penting dari transformasi pengelolaan ASN di Kabupaten Pasaman Barat, dari pendekatan administrasi kepegawaian menuju pengelolaan SDM aparatur yang strategis, berbasis data, kompetensi, potensi dan kinerja.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Pasaman Barat berkomitmen membangun birokrasi yang semakin profesional dan adaptif serta memastikan bahwa talenta terbaik daerah ditempatkan untuk memberikan kinerja terbaik bagi organisasi, pembangunan daerah, dan pelayanan kepada masyarakat.

"Talenta Terbaik, Birokrasi Berkualitas, Pasaman Barat Maju," sebutnya.