Pemkab Situbondo jajaki kerja sama dengan Konjen Australia di Surabaya - ANTARA News Jawa Timur
Situbondo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa Timur menjajaki kolaborasi dengan Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, membuka peluang kerja sama potensi yang ada di Kota Santri itu.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengemukakan ada beberapa hal yang bisa dikerjasamakan dengan Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, di antaranya mengenai kebencanaan, pendidikan dan kesehatan, serta lainnya.
"Banyak sekali potensi yang bisa dikerjasamakan dengan Konjen Australia di Surabaya ini, namun karena ini merupakan pertemuan pertama, mungkin pada pertemuan berikutnya kami siapkan semuanya," kata Bupati Rio saat menerima kunjungan Konjen Australia di Surabaya, di Pendopo Kabupaten Situbondo, Senin.
Sementara itu, Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Glen Askew menyampaikan kunjungan kerjanya ke Situbondo merupakan yang pertama kali untuk mempererat hubungan kerja sama antara Pemerintah Australia dan pemerintah daerah di Indonesia, termasuk dengan Pemkab Situbondo.
"Kedatangan kami ke Situbondo, pertama sowan kepada Bapak Bupati dan Bapak Kapolres Situbondo, bagaimana kerja sama dengan Australia ke depan terus terjalin dengan baik," katanya.
Glen Askew mencontohkan kerja sama bisa melalui pengenalan budaya Situbondo dan budaya dari Australia sendiri, sehingga tercipta pemahaman lintas budaya dan mempererat hubungan diplomatik serta membuka peluang kerja sama.
"Tadi Bapak Bupati Rio menyampaikan kepada saya bahwa pada bulan Agustus banyak event budaya Situbondo, dan kami akan hadir ke sini," kata Glen Askew.
Pada Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Situbondo akan menggelar sejumlah agenda parade busana adat, karnaval budaya dan perlombaan permainan tradisional dan event lainnya, dalam rangka peringatan HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Situbondo 2026 (Harjakasi).
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.