kingsheadwye.com

Pemkot Kupang mempercepat verifikasi data Sensus Ekonomi 2026

Pemkot Kupang mempercepat verifikasi data Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 12:07 WIB

Image Print

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang Ignasius Lega menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Tim Kerja Sensus Ekonomi 2026 di Kupang, NTT. ANTARA/HO-Pemkot Kupang

Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, mempercepat verifikasi data Sensus Ekonomi 2026 guna memastikan seluruh data usaha di wilayah tersebut dapat dikonfirmasi secara akurat sebelum batas akhir pelaksanaan pada 15 Oktober 2026.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Kupang Ignasius Lega di Kupang, Rabu, mengatakan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi merupakan pekerjaan bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang.

"Saya berharap seluruh perangkat daerah tidak melihat sensus ekonomi sebagai urusan BPS semata. Ini adalah pekerjaan bersama pemerintah daerah. Bangun komunikasi, bangun koordinasi," katanya.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Tim Kerja Sensus Ekonomi 2026.

Ignasius menegaskan bahwa Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan mencatat jumlah usaha, tetapi merupakan upaya untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi perekonomian Kota Kupang.

Menurut dia, pemerintah membutuhkan gambaran yang komprehensif mengenai aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari perdagangan, jasa, industri, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga usaha mikro dan kecil. Data tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi wilayah yang berkembang, kelompok yang masih membutuhkan perhatian, serta bentuk intervensi kebijakan yang tepat.

"Karena itu, data yang baik akan menentukan kebijakan yang baik. Kalau datanya tepat, kita bisa merancang program yang lebih tepat sasaran. Kalau datanya lemah, kebijakan kita juga berisiko tidak menjawab persoalan yang sebenarnya," ujarnya.

Ignasius juga mengingatkan bahwa komitmen penyelesaian Sensus Ekonomi 2026 telah menjadi bagian dari arahan dan komitmen kepala daerah yang telah ditandatangani serta diluncurkan secara langsung oleh Wali Kota Kupang beberapa waktu lalu. Karena itu, ia meminta para camat dan lurah memberikan perhatian serius serta memanfaatkan waktu yang tersedia secara optimal.

Semangat kolaborasi tersebut, lanjutnya, sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Kupang dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

"Di balik setiap angka dalam data, ada pelaku usaha, ada pekerja, ada keluarga, dan ada kehidupan masyarakat yang sedang berjuang membangun kesejahteraan. Mari kita bekerja dengan data, mengambil keputusan dengan tepat, dan memastikan pembangunan Kota Kupang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Kupang Ivadia Elmina Patola menyampaikan bahwa data Sensus Ekonomi 2026 telah tersedia dan kini memasuki tahap verifikasi bersama camat dan lurah.

Ia menjelaskan berdasarkan capaian sementara, masih terdapat perbedaan tingkat konfirmasi data antarwilayah.

Kecamatan Kelapa Lima tercatat memiliki tingkat konfirmasi terendah, yakni 44 persen, sementara Kecamatan Kota Lama telah mencapai 100 persen.

Kondisi tersebut, lanjut dia, menjadi perhatian dan perlu segera ditindaklanjuti oleh kecamatan dan kelurahan yang capaian konfirmasinya masih rendah.

Pihaknya juga berharap koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak dapat mempercepat penyelesaian Sensus Ekonomi 2026 di Kota Kupang sesuai jadwal serta menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar perencanaan dan pembangunan daerah.

Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.