Pemprov Babel perkuat pendampingan 133.452 UMKM - ANTARA News Bangka Belitung
Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Program Holding UMKM memperkuat pembinaan dan pendampingan 133.452 usaha mikro kecil dan menengah, agar UMKM naik kelas, semakin berdaya saing dan semakin mendunia.
"Kita ingin produk UMKM tidak hanya dipasarkan di pasar lokal tetapi mampu menembus pasar global," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel, Arie Primajaya di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan saat ini jumlah UMKM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 133.452 UMKM, dimana 123.481 atau 92,53 persen merupakan usaha mikro. Sementara jumlah usaha kecil 9.428 unit dan usaha menengah sebanyak 543 unit.
"Saat ini, tantangan kita ke depan bukan hanya bagaimana menambah jumlah UMKM tetapi bagaimana menaikkan kelas UMKM, meningkatkan produktivitas, memperkuat akses pembiayaan dan pasar, serta menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi," katanya.
Ia menyatakan Holding UMKM ini merupakan program strategis Kementerian UMKM untuk mengonsolidasikan usaha mikro, kecil dan menengah ke dalam ekosistem berbasis kluster dari hulu hingga hilir, sehingga pelaku UMKM dapat meningkatkan standarisasi mutu, rantai pasok, akses pembiayaan dan pemasaran produk yang lebih luas.
"Beberapa waktu lalu, Kemneterian UMKM telah melakukan holding UMKM klaster perkebunan lada putih dan ini dapat menjadi mitra strategis bagi petani dan umkm, sekaligus menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat dapat menciptakan rantai pasok yang lebih kuat dan berkelanjutan," katanya.
Ia menegaskan Pemprov Kepulauan Babel mendukung dan mengawal kolaborasi ini, agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya peningkatan pendapatan petani, penguatan umkm, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
"Holding UMKM klister perkebunan lada putih ini tentunya menjadi momentum bagi kita mengholding UMKM sektor kelautan, perikanan, ekonomi kreatif dan lainnya untuk meningkatkan pembangunan dan perekonomian daerah ini," katanya.
Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.