Pemprov Lampung siagakan 350 petugas satgas darat atasi karhutla
Pemprov Lampung siagakan 350 petugas satgas darat atasi karhutla
Senin, 19 Oktober 2026 17:49 WIB
Tim gabungan daei BPBD Provinsi Lampung, BMKG, serta pihak terkait dalam kegiatan operasi modifikasi cuaca untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Lampung. ANTARA/HO-Pemprov Lampung.
Personel gabungan ini terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Kodam, Batalyon TV, Kodim, BPBD Lampung Timur, hingga unsur Masyarakat Peduli Api
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyiagakan 350 petugas satgas darat untuk mengatasi kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.
"Personel gabungan ini terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Kodam, Batalyon TV, Kodim, BPBD Lampung Timur, hingga unsur Masyarakat Peduli Api," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung Aswarodi di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan selain operasi jalur darat, upaya pemadaman masif juga dilakukan melalui jalur udara melalui pengerahan helikopter water bombing serta pesawat terbang untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Ia mengatakan sejauh ini, tim udara telah berhasil melaksanakan tiga sorti penerbangan di atas langit wilayah udara Provinsi Lampung.
"Operasi pemadaman lewat udara ini bukan tanpa halangan karena sangat bergantung pada faktor alamiah," ucap dia.
Dia mencontohkan, tantangan dialami saat melakukan intervensi langsung memadamkan titik api di dalam Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Rapatnya tajuk dan vegetasi pohon-pohon tinggi membuat kucuran air terhalang sehingga hanya sampai ke dasar lahan gambut dalam bentuk percikan kecil.
"Oleh sebab itu, kolaborasi erat antara tim water bombing dengan 350 personel satgas darat mutlak diperlukan agar pemadaman api dapat berjalan optimal," tambahnya.
Dia menjelaskan selain kawasan TNWK, karhutla juga terpantau di daerah lain seperti Kabupaten Mesuji, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tulang Bawang, dan Tulang Bawang Barat.
"Titik api yang berada di dekat jalan tol perbatasan Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Tulang Bawang tersebut berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa sisa asap pada Sabtu pagi melalui jalur darat karena areanya mudah dijangkau," ujar dia.
Proses pemadaman jalan tol dikoordinasikan secara langsung oleh BPBD Tulang Bawang Barat, BPBD Tulang Bawang, BPBD Lampung Tengah, bersama dengan Damkar, Brimob, serta dibantu pihak swasta.
"Ke depan, BPBD bersama pihak terkait lainnya akan terus memonitor pergerakan cuaca serta menyiagakan armada pesawat OMC. Intervensi penyemaian awan akan langsung dilanjutkan kembali jika terdapat potensi awan yang tumbuh secara konvektif di langit Lampung Timur," kata dia.
Menurut dia, kebijakan masif dengan kolaborasi pengerahan satgas darat secara maksimal dan operasi modifikasi cuaca diharapkan dapat segera menuntaskan bencana hidrometeorologi secara menyeluruh.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.