Persaingan Mobil China Makin Brutal, Ada yang Laris dan Ada yang Ngenes
Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:42 WIB
Jakarta, VIVA – Persaingan merek mobil China di Indonesia semakin ketat. Di tengah banyaknya pabrikan yang masuk dan menawarkan beragam model, performa penjualan masing-masing merek ternyata berbeda jauh. Ada yang mampu menjual ribuan unit dalam sebulan, tetapi ada pula yang hanya membukukan penjualan ratusan unit.
Baca Juga
Berdasarkan data penjualan retail Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dilihat VIVA Otomotif Jumat (9/10/2026) Jaecoo dan BYD menjadi dua merek mobil China dengan penjualan tertinggi pada September tahun ini. Sementara itu, sejumlah merek lain masih mencatatkan angka penjualan yang relatif rendah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jaecoo membukukan penjualan retail sebanyak 3.400 unit sepanjang September 2026. Angka tersebut menempatkannya di posisi kedua dalam daftar merek mobil China terlaris di Indonesia, di bawah BYD yang mencatatkan 7.421 unit.
Baca Juga
Di bawah kedua merek tersebut, persaingan berlangsung lebih ketat. Wuling mencatatkan penjualan sebanyak 2.074 unit, hanya unggul 51 unit dari Geely yang membukukan 2.023 unit.
Perbedaan angka penjualan tersebut memperlihatkan bahwa persaingan di pasar mobil China tidak hanya ditentukan oleh banyaknya merek yang hadir. Setiap pabrikan juga harus bersaing untuk menarik konsumen di tengah pilihan model yang semakin beragam.
Baca Juga
Di kelompok berikutnya, jarak penjualan mulai terlihat cukup lebar. VinFast membukukan 679 unit, disusul Xpeng sebanyak 535 unit dan MG dengan 511 unit.
Chery juga mencatatkan penjualan di bawah 500 unit. Merek yang memiliki sejumlah model SUV tersebut membukukan penjualan retail sebanyak 466 unit pada September 2026. Sementara itu, Aion mencatatkan 404 unit dan GWM berada di posisi terbawah dalam daftar ini dengan 145 unit.
Performa Chery menjadi salah satu yang menarik perhatian jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Pada Agustus 2026, penjualan retail merek tersebut masih mencapai 768 unit. Artinya, penjualan September berkurang 302 unit atau turun sekitar 39,3 persen secara bulanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebaliknya, beberapa merek justru mencatatkan kenaikan. BYD mengalami peningkatan penjualan dari 6.861 unit pada Agustus menjadi 7.421 unit pada September. Jaecoo juga naik dari 3.300 unit menjadi 3.400 unit.
Wuling turut mencatatkan pertumbuhan, dari 1.850 unit menjadi 2.074 unit. Namun, tidak semua merek mengalami perkembangan serupa. Penjualan Geely turun dari 2.158 unit pada Agustus menjadi 2.023 unit pada September.
Halaman Selanjutnya
Data wholesales atau distribusi kendaraan dari pabrik ke dealer juga menunjukkan BYD masih memimpin dengan 6.031 unit pada September 2026. Jaecoo berada di posisi berikutnya dengan 3.400 unit, sedangkan Wuling membukukan 2.031 unit.