Persik Kediri rekrut dua pemain baru perkuat skuad
Kediri (ANTARA) - Persik Kediri merekrut dua pemain baru, yakni Badrian Ilham dan Marselinus Ama Ola, untuk menambah kekuatan skuad dalam mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Sport Director Persik Kediri Razzi Taruna mengatakan perekrutan kedua pemain tersebut telah melalui proses pemantauan yang dilakukan secara panjang dan matang oleh manajemen klub.
“Kehadiran mereka merupakan bagian dari rencana klub untuk membangun tim yang kompetitif. Keduanya memiliki kualitas, karakter, dan visi yang sesuai dengan Persik Kediri,” kata Razzi di Kediri, Jawa Timur, Sabtu.
Menurut dia, kehadiran Badrian dan Marselinus tidak hanya ditujukan untuk menambah kedalaman skuad, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap performa tim berjuluk Macan Putih tersebut.
“Kami percaya, keduanya tidak hanya menambah kedalaman skuad tim Macan Putih tapi juga memberikan dampak positif bagi performa tim,” ujarnya.
Badrian Ilham merupakan pemain kelahiran 11 Juni 2002 yang berposisi sebagai gelandang. Pemain tersebut memiliki kemampuan untuk dimainkan sebagai gelandang tengah maupun gelandang bertahan.
Sementara itu, Marselinus Ama Ola yang lahir pada 21 Maret 2005 merupakan pemain yang dapat memperkuat sektor depan. Ia bisa dimainkan sebagai penyerang maupun sayap kiri.
Marselinus juga memiliki pengalaman memperkuat tim nasional Indonesia kelompok usia. Ia tercatat menjadi bagian dari timnas U-19 Indonesia pada ajang Piala AFF U-19 2024.
Dengan perekrutan dua pemain tersebut, Persik Kediri menambah opsi pemain di sektor tengah dan depan. Kehadiran keduanya diharapkan dapat memperkuat kedalaman skuad Persik dalam menghadapi persaingan kompetisi Super League 2026/2027.
Sementara itu, Persik Kediri memanfaatkan jeda panjang kompetisi untuk meningkatkan kondisi fisik pemain. Hal itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kebugaran para pemain tim berjuluk Macan Putih.
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres mengatakan tim menggunakan masa jeda kompetisi untuk meningkatkan kondisi fisik pemain. Menurutnya, kondisi yang sudah baik masih dapat terus ditingkatkan.
“Kami menggunakan minggu ini untuk mengembangkan kondisi fisik. Kami ingin meningkatkan hal itu dan terus menjadi lebih baik,” kata Marcos.
Marcos mengaku ingin agar timnya bermain dengan intensitas tinggi saat melakukan pressing dan agresif ketika bertahan maupun menyerang.
Manajemen juga melakukan tes fisik yang dijalani para pemain. Dari hasil tes fisik, Imanol Garcia dan Ernesto Gomes mencatatkan hasil terbaik.
Meski kondisi fisik para pemain baik, Marcos memastikan peningkatan tetap dilakukan selama jeda kompetisi. Setiap aspek yang masih memungkinkan untuk ditingkatkan, akan semaksimal mungkin dikembangkan. Targetnya, seluruh pemain dapat berada dalam kondisi terbaik.
Baca juga: Pelatih Persik ungkap faktor penentu amankan poin saat hadapi Arema
Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.